Pedro Acosta Naikkan Standar KTM, Karier Brad Binder Terancam

4 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Pedro Acosta dinilai bukan hanya menjadi pembalap terbaik KTM saat ini, tetapi juga sosok yang mengubah standar performa tim. Dampaknya, Brad Binder dikabarkan kehilangan tempat di proyek KTM untuk MotoGP 2027 dan terancam mengakhiri kariernya di MotoGP.

Masa depan Brad Binder di MotoGP semakin tidak menentu setelah KTM dikabarkan telah menentukan duet pembalap pabrikan untuk musim 2027. Pabrikan asal Austria itu disebut akan memasangkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio, sementara Pedro Acosta akan bergabung dengan Ducati pada era regulasi baru.

Keputusan tersebut membuat Binder tak lagi memiliki tempat di tim utama maupun Tech3. Jika tidak ada kursi yang tersedia di tim lain, pembalap asal Afrika Selatan itu berpotensi harus meninggalkan MotoGP.

Ironisnya, kondisi ini bukan semata karena performa Binder menurun drastis, melainkan karena Acosta berhasil mengangkat standar performa KTM ke level yang jauh lebih tinggi.

Saat Acosta menjalani musim debut pada 2024 bersama Tech3, Binder masih menjadi acuan di kubu KTM. Ia mengakhiri musim di posisi kelima klasemen, hanya unggul dua poin dari Acosta yang saat itu masih berstatus rookie dan menjadi pembalap non Ducati terbaik.

Namun sejak dipromosikan ke tim pabrikan, perkembangan Acosta berlangsung sangat pesat. Pada musim 2025, pembalap Spanyol itu mengoleksi 307 poin, hampir dua kali lipat dibandingkan Binder yang hanya mengumpulkan 155 poin. Selisih tersebut membuat Acosta finis tujuh peringkat lebih tinggi di klasemen akhir.

Dominasi itu terus berlanjut sepanjang musim 2026. Meski sempat gagal finis dalam dua balapan beruntun, Acosta tetap berada enam posisi di atas Binder di klasemen sementara. Ia juga menyumbang 133 poin atau hampir 70 persen dari total poin KTM musim ini, sedangkan Binder baru mengemas 58 poin.

Meski begitu, Binder sebenarnya masih mampu bersaing dengan pembalap KTM lainnya. Sejak awal 2025, ia mengoleksi 213 poin, lebih banyak dibandingkan Enea Bastianini yang meraih 181 poin. Pengalamannya yang panjang bersama RC16 juga membuatnya tetap menjadi salah satu referensi penting dalam pengembangan motor.

Namun Acosta memperlihatkan sesuatu yang berbeda. Jika Binder dan Bastianini menunjukkan batas kemampuan pembalap kompetitif di atas RC16, Acosta justru mampu mengekstrak potensi motor hingga level yang tidak bisa dicapai rekan-rekannya. Hal itu pula yang diyakini membuat Ducati tertarik merekrutnya untuk musim 2027.

Dengan kata lain, kehadiran Pedro Acosta secara tidak langsung mengubah cara KTM menilai pembalapnya. Bukan karena Binder tampil buruk, tetapi karena Acosta membuktikan bahwa RC16 masih mampu bersaing di barisan depan jika dikendarai oleh talenta spesial.

Apabila rumor bursa transfer ini benar terjadi, Binder berpeluang mengakhiri kiprahnya di MotoGP setelah bertahun-tahun menjadi wajah utama KTM di kelas premier.

Artikel Tag: ktm, brad binder, pedro acosta, motogp 2027

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pedro-acosta-naikkan-standar-ktm-karier-brad-binder-terancam

Read Entire Article
Sports | | | |