Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Novak Djokovic telah mengundurkan diri dari PTPA setelah secara sensasional mempertanyakan organisasi tersebut, termasuk tata kelolanya dan bagaimana mereka menggambarkan dirinya.
Pengumuman tidak terduga tersebut dikeluarkan pada hari Minggu (4/1) ketika petenis berkebangsaan Serbia menyatakan bahwa nilai-nilai PTPA tidak lagi sejalan dengan nilai-nilainya. Pada musim 2019, ia mendirikan organisasi tersebut bersama Vasek Pospisil untuk memberikan suara yang lebih besar kepada para petenis dalam proses pengambilan keputusan.
Pada saat itu, pembentukannya memicu perpecahan dalam olahraga, dengan badan-badan pengatur olahraga berpendapat bahwa sistem seperti itu tidak diperlukan karena mereka memiliki dewan petenis sendiri. Tetapi, PTPA berpendapat bahwa badan independen diperlukan.
Kepergian mantan petenis peringkat 1 dunia terjadi di tengah perselisihan yang sedang berlangsung antara Grand Slam dan PTPA mengenai masalah antimonopoli. Baru-baru ini, Tennis Australia mencapai kesepakatan untuk mengeluarkan mereka dari gugatan tersebut. Di sepanjang perselisihan tersebut, sang petenis juga tidak pernah disebut sebagai penggugat.
Dalam sebuah pernyataan, petenis yang telah mengantongi 24 gelar Grand Slam melancarkan serangan mengejutkan terhadap PTPA, yang telah diawasi oleh direktur eksekutif, Ahmad Nassar sejak 2022. Ia menuduh organisasi tersebut tidak transparan dan mengkritik arah kerjanya.
“Setelah pertimbangan matang, saya telah memutuskan untuk sepenuhnya mundur dari PTPA. Keputusan ini diambil setelah adanya kekhawatiran yang berkelanjutan mengenai transparansi, tata kelola, dan bagaimana suara serta citra saya,” tulis Djokovic.
“Saya bangga dengan visi yang saya dan Vasek miliki saat mendirikan PTPA, memberikan suara yang lebih kuat dan independen kepada para petenis – tetapi telah menjadi jelas bahwa nilai-nilai dan pendekatan saya tidak lagi sejalan dengan arah organisasi saat ini.”
“Saya akan terus fokus pada tenis, keluarga saya, dan berkontribusi pada olahraga ini dengan cara yang mencerminkan prinsip dan integritas saya. Saya berharap yang terbaik untuk para petenis dan mereka yang terlibat saat mereka melangkah maju, tetapi bagi saya, bab ini sekarang telah ditutup.”
Kepergian Djokovic yang mengejutkan akan menjadi pukulan berat bagi PTPA, yang selama bermusim-musim telah menghasilkan sebagian besar publisitasnya berkat petenis berkebangsaan Serbia. Menurut dokumen resmi, PTPA beroperasi sebagai organisasi nirlaba berdasarkan hukum Kanada hingga Maret 2025 ketika dibubarkan karena ketidakpatuhan (pasal 222). Artinya, mereka gagal memenuhi persyaratan hukum mereka, tetapi tidak jelas mengapa.
Hingga kini belum ada tanggapan dari PTPA menyusul pernyataan mantan petenis peringkat 1 dunia.
Artikel Tag: Tenis, Novak Djokovic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-mundur-dari-ptpa-akibat-kekhawatiran-yang-berkelanjutan

18 hours ago
4

















































