Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic tidak segan-segan mengungkapkan secara terbuka apa tujuan utamanya di dunia tenis saat ini.
Faktanya, mantan petenis peringkat 1 dunia telah aktif memperjuangkan pencapaian tersebut selama bermusim-musim, tetapi terus digagalkan oleh Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner.
Perjuangannya untuk memenangkan gelar Grand Slam ke-25 yang memecahkan rekor bisa dibilang merupakan perjuangan yang terberat sejauh ini dan dengan bagaimana Alcaraz dan Sinner berjalan, perjuangannya akan semakin berat.
Kesenjangan antara dua petenis peringkat teratas dunia dan para pesaingnya sangat besar, sehingga untuk memenangkan salah satu gelar bergengsi tersebut, petenis berkebangsaan Serbia harus melewati keduanya. Menginjak usia 38 tahun, tuntutan fisik yang dibutuhkan untuk tugas semacam itu sungguh mustahil.
Namun, ia kini mengungkapkan bahwa, selama masa pra-musim, ia telah menyusun rencana untuk memberikan dirinya peluang terbaik demi membalikkan keadaan.
Secara historis, mencoret petenis peringkat 4 dunia dari daftar unggulan di setiap tahapan kariernya merupakan langkah yang gagal. Oleh karena itu, inilah yang membuat banyak orang skeptis untuk melakukan hal yang sama di sini, meskipun keadaan bisa dibilang tidak pernah sesuram ini.
Lagipula, seiring menurunnya kekuatan fisiknya, kedua rival mudanya justru semakin kuat saat mereka berlaga di final demi final di panggung terbesar.
Delapan gelar Grand Slam terakhir diraih oleh Alcaraz dan Sinner, sementara petenis berkebangsaan Serbia juga pernah dikalahkan oleh salah satu dari keduanya dalam tiga Grand Slam terakhir.
Namun ketika berbicara kepada Sky Sports, ia tetap positif seperti biasa.
“Saya sedang istirahat sejenak dan mencoba merekonstruksi mesin saya, dalam istilah balap,” ungkap Djokovic.
“Saya lebih sering cedera dalam 18 bulan terakhir, jadi saya mencoba membangun kembali tubuh saya agar awal musim depan akan menyenangkan dan semoga, saya bisa mengimbangi para petenis terbaik.”
Caranya adalah melalui pod pemulihan Regenesis miliknya, yang ia jelaskan, “Itu adalah pod kapsul kesehatan multi-sensori yang mengisi ulang baterai anda dalam waktu singkat, yaitu delapan menit.”
Pada titik ini, petenis berkebangsaan Serbia tampaknya bersedia mencoba apa saja untuk memberi dirinya kesempatan memenangkan Grand Slam nomor 25.
Djokovic pasti akan mengincar Australian Open musim 2026 sebagai peluang terbaiknya untuk memenangkan gelar Grand Slam berikutnya yang didambakan, meskipun kemungkinan besar tidak akan mudah di mana pun.
Lagipula, ia adalah juara terhebat dalam sejarah Grand Slam tersebut, dengan sepuluh gelar yang tidak tertandingi oleh pesaing mana pun.
Belum lagi keputusan Djokovic untuk mundur dari ATP Finals musim ini telah memberinya waktu istirahat yang lebih panjang, yang bisa menjadi faktor krusial untuk meningkatkan kebugarannya.
Artikel Tag: Tenis, Novak Djokovic, Carlos Alcaraz, Jannik Sinner
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-berbagi-hal-yang-ia-lakukan-selama-pra-musim

8 hours ago
1

















































