Ligaolahraga.com -
Noel Mikaelian mempertanyakan keputusan WBC yang berpotensi mencopot gelar kelas cruiserweight miliknya jika ia tetap menghadapi juara The Ring, Jai Opetaia, pada 12 September mendatang.
Mikaelian saat ini berstatus juara WBC kelas cruiserweight. Namun, posisinya terancam setelah WBC menunjuk juara kelas cruiserweight versi WBA dan WBO sekaligus pemegang gelar kelas berat ringan WBC, David Benavidez, sebagai penantang wajib pada 29 Mei.
Karena Mikaelian tidak menghadapi Benavidez dalam pertarungan berikutnya, WBC dapat mencabut statusnya sebagai juara.
Mikaelian dijadwalkan menghadapi Opetaia dalam pertarungan pendamping duel Ryan Garcia melawan Conor Benn untuk gelar welterweight WBC di T-Mobile Arena, Las Vegas.
"Saya sudah tidak terkejut lagi karena ini tinju. Setiap hari selalu ada sesuatu yang baru," kata Mikaelian kepada The Ring.
Mikaelian mempertanyakan keputusan WBC menjadikan Benavidez sebagai penantang wajib karena petinju asal Amerika Serikat itu juga memegang gelar di kelas berbeda.
Menurut Noel Mikaelian, situasi tersebut merupakan sesuatu yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Petinju Armenia berusia 35 tahun itu juga tidak memahami alasan dirinya terancam kehilangan gelar apabila menghadapi Opetaia.
"Itu pertarungan yang harus dibuat, lalu mengapa saya harus dicopot? Saya mendapat izin untuk melakukan pertahanan sukarela," ujar Mikaelian.
Menurutnya, pertarungan melawan Benavidez sebelumnya memang sempat dibicarakan. Namun, kesepakatan tidak kunjung tercapai selama lebih dari 60 hari sehingga Mikaelian memilih melanjutkan rencana menghadapi Opetaia.
Mikaelian juga memiliki pengalaman buruk dengan WBC. Dalam periode pertama sebagai juara kelas cruiserweight, ia pernah ditetapkan sebagai "Champion in Recess" setelah mengalami cedera dan menghadapi persoalan promotor bersama Don King yang menyebabkan sejumlah pertarungan batal.
Mikaelian mengatakan dirinya awalnya bersedia menghadapi Benavidez. Namun, karena tidak mendapatkan kepastian, ia memutuskan mengejar pertarungan dengan Opetaia. Ia juga tidak ingin menunggu hingga Desember untuk kembali naik ring.
"Saya harus mencari nafkah. Saya harus bertarung dan membangun karier. Saya tidak bisa menunggu selamanya. Rambut saya sudah mulai beruban. Ini sekarang atau tidak sama sekali," katanya.
Mikaelian, yang menempati peringkat kelima cruiserweight versi The Ring, merebut kembali gelar WBC setelah mengalahkan Badou Jack melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan ulang pada 13 Desember.
Sementara itu, Benavidez kemungkinan menghadapi pemegang gelar interim WBC, Michal Cieslak, pada 12 Desember. Benavidez merebut gelar WBA dan WBO cruiserweight setelah menghentikan Gilberto Ramirez pada ronde keenam pada 2 Mei di Las Vegas.
Jika Noel Mikaelian dicopot, gelar WBC kemungkinan dipertaruhkan dalam duel Benavidez-Cieslak. Gelar tersebut bisa berstatus kosong atau Cieslak dinaikkan menjadi juara penuh.
Cieslak berada di peringkat keempat cruiserweight versi The Ring. Petinju Polandia itu merebut gelar interim WBC setelah menghentikan mantan juara kelas berat ringan Jean Pascal pada ronde keempat pada Juni 2024.
Meski situasi belum jelas, Mikaelian tetap membuka peluang menghadapi Benavidez setelah pertarungannya melawan Opetaia.
"Kami masih bisa membuat pertarungan Benavidez terjadi setelah ini. Pemenangnya bisa menghadapi Benavidez pada Desember atau Januari. Pertarungan itu belum tertutup," ujar Mikaelian.
Artikel Tag: david benavidez, jai opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/noel-mikaelian-bingung-wbc-berencana-mencopot-gelar-miliknya

5 hours ago
6

















































