Nikolai dan Sebastian Terteryan Bidik Jadi Juara Dunia Baru Dari Armenia

5 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Petinju kembar Nikolai dan Sebastian Terteryan terus membangun karier profesional dengan ambisi besar menjadi juara dunia berikutnya yang membawa nama Armenia.

Keduanya akan tampil dalam satu kartu pertandingan untuk pertama kalinya sebagai petinju profesional pada Sabtu (29/8) di Santa Monica Pier, Los Angeles.

Nikolai Terteryan akan menghadapi Cristian Perez Hernandez dalam pertarungan enam ronde, sedangkan Sebastian Terteryan melawan Josias Gonzalez dalam duel empat ronde.

Nikolai memiliki rekor 3-0 dengan tiga kemenangan knockout (KO) dan merupakan bagian dari tim Denmark pada Olimpiade 2024. Sementara Sebastian baru mencatat satu kemenangan dari satu pertarungan profesional, yang diraihnya melalui KO ronde pertama.

Kedua saudara berusia 25 tahun tersebut sama-sama bertarung di kelas welter junior.

Mereka memiliki pengalaman lebih dari 500 pertandingan amatir secara gabungan, berada di bawah naungan Golden Boy Promotions milik Oscar De La Hoya, dikelola Rick Mirigian, dan berlatih bersama Jamie Robinson di Top Rank Gym, Las Vegas.

Nikolai dan Sebastian merupakan keturunan Armenia yang lahir dan besar di Denmark. Mereka dapat berbicara dalam empat bahasa, tetapi tinju menjadi bahasa yang paling mereka kuasai.

Keduanya sebenarnya direncanakan menjalani debut profesional secara bersamaan pada Juli tahun lalu.

Namun, pertarungan Sebastian dibatalkan setelah lawannya gagal memenuhi batas berat badan. Nikolai kemudian menjalani debutnya dan menang KO ronde pertama.

Sebastian Terteryan baru melakukan debut profesional pada November setelah sebelumnya mengalami cedera.

Kini, ia berusaha mengalahkan Gonzalez dengan waktu lebih cepat daripada saudaranya. Nikolai sebelumnya menghentikan Gonzalez pada ronde ketiga lima bulan lalu.

"Kami hanya harus menang. Ini bukan soal apakah kami akan berhasil, tetapi kapan. Ini hanya masalah waktu," kata Nikolai kepada The Ring.

Ia menambahkan bahwa keduanya terus menguji kemampuan dalam sesi sparring menghadapi berbagai petinju di gym. Menurut Nikolai, kemampuan mereka mulai mendapat pengakuan dari para petarung lain.

Golden Boy juga memiliki rencana membangun kedua petinju tersebut sebagai daya tarik utama di California Selatan, wilayah yang memiliki salah satu populasi Armenia terbesar di luar Armenia.

"Golden Boy benar-benar ingin mendorong kami di seluruh California Selatan karena mereka tahu penggemar Armenia akan mendukung kami," kata Sebastian.

Keduanya terinspirasi oleh mantan juara dunia seperti Vic Darchinyan dan Arthur Abraham. Kini, mereka bertekad mengikuti jejak para petinju Armenia tersebut dengan menjadi juara dunia.

Noel Mikaelian, mantan juara dunia WBC kelas cruiserweight dua kali, saat ini menjadi satu-satunya pemegang gelar aktif berdarah Armenia.

Sejumlah juara Armenia lainnya dalam sejarah tinju antara lain Arsen Goulamirian, Artem Dalakian, Artur Grigorian, David Lemieux, dan Susi Kentikian.

Sebastian menegaskan bahwa mereka menargetkan kesiapan untuk perebutan gelar dunia dalam 15 pertarungan dan tiga tahun.

"Kami sangat bangga membawa bendera merah, biru, dan oranye yang mewakili Armenia," ujarnya.

Ambisi tersebut juga memiliki akar kuat dalam keluarga. Ayah mereka, Tigran, yang meninggal pada 2020 dalam usia 50 tahun, pernah menjadi anggota tim nasional Armenia di kelas berat sebelum menetap di Denmark ketika menjalani karier amatir.

Kini, Nikolai dan Sebastian ingin meneruskan tradisi tersebut dengan menerjemahkan kesuksesan amatir Eropa ke panggung profesional Amerika Serikat.

"Kami ingin mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan dan bergerak cepat dalam karier," kata Nikolai. "Akan luar biasa jika dua saudara kembar Armenia menjadi juara dunia aktif."

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/nikolai-dan-sebastian-terteryan-bidik-jadi-juara-dunia-baru-dari-armenia

Read Entire Article
Sports | | | |