Negosiasi CBA WNBA Buntu, Moratorium Agen Bebas Kemungkinan Dibahas

14 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Batas waktu penandatanganan perjanjian kerja bersama (CBA) antara WNBA dan Women’s National Basketball Players Association (WNBPA) resmi berlalu pada Jumat (9/1) malam waktu setempat tanpa tercapainya kesepakatan.

Meski demikian, kedua pihak dipastikan masih akan melanjutkan perundingan di tengah kebuntuan yang cukup tajam, sembari mengupayakan kesepakatan baru yang digadang-gadang bersifat transformatif bagi liga dan para pemain.

Dengan berakhirnya CBA lama tepat pukul 23.59 ET, WNBA dan serikat pemain juga mulai membahas kemungkinan penerapan moratorium agen bebas.

Moratorium ini bertujuan menunda tahap awal free agency, termasuk pemberian qualifying offer dan penetapan status “core player” oleh tim.

Menurut sumber ESPN, gagasan moratorium pertama kali diusulkan liga beberapa hari lalu dan baru dituangkan secara tertulis pada Jumat malam. Proposal tersebut kini tengah ditinjau oleh pihak WNBPA.

Sebelumnya, kantor-kantor manajemen tim WNBA telah diberi arahan untuk bersiap menjalankan proses qualifying offer dan core designation berdasarkan kesepakatan yang telah kedaluwarsa.

Jika mengacu pada aturan lama, tim sebenarnya bisa mulai menawarkan kontrak tersebut mulai Minggu hingga 20 Januari.

Namun, hampir dipastikan para pemain enggan menandatangani kontrak di tengah negosiasi sistem gaji baru yang diproyeksikan mengalami lonjakan signifikan.

Mayoritas pemain veteran WNBA berstatus agen bebas pada offseason ini, kecuali dua pemain, sebagai bentuk antisipasi terhadap lahirnya CBA baru.

Dalam periode yang disebut “status quo”, kondisi kerja dalam perjanjian lama tetap berlaku sambil proses negosiasi berjalan.

Meski demikian, berakhirnya CBA juga membuka peluang terjadinya penghentian kerja, baik melalui mogok pemain maupun lockout oleh pemilik tim.

Sumber ESPN menyebutkan liga tidak mempertimbangkan opsi lockout.

WNBPA menyampaikan kekecewaannya melalui pernyataan resmi, menuding liga dan tim tidak menunjukkan keseriusan yang sama dalam mencapai kesepakatan.

Serikat pemain menegaskan isu kesetaraan upah bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang telah lama tertunda.

Di sisi lain, WNBA menyatakan komitmennya untuk membangun kesepakatan yang meningkatkan gaji pemain, memperbaiki pengalaman pemain, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang liga.

Liga mengusulkan sistem pembagian pendapatan di mana pemain menerima rata-rata 70 persen dari pendapatan bersih, disertai kenaikan drastis batas gaji, gaji maksimum, rata-rata, dan minimum.

Sebagai perbandingan, pada 2025 gaji maksimum WNBA berada di angka sekitar 249 ribu dolar AS, dengan salary cap hanya sekitar 1,5 juta dolar.

Proposal WNBPA bahkan lebih agresif, mengusulkan salary cap hingga 12,5 juta dolar pada 2026, dengan gaji rata-rata pemain mendekati 1 juta dolar.

Jarak pandangan inilah yang membuat negosiasi masih jauh dari kata sepakat, meski tekanan untuk mencapai terobosan terus meningkat.

Artikel Tag: CBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/negosiasi-cba-wnba-buntu-moratorium-agen-bebas-kemungkinan-dibahas

Read Entire Article
Sports | | | |