Mundur dari Pengembangan Yamaha, Fabio Quartararo Dianggap Tak Profesional

7 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Fabio Quartararo kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya soal Yamaha menuai kontroversi. Keputusannya untuk mundur dari pengembangan motor justru memicu kritik tajam dari para penggemar MotoGP.

Situasi sulit yang dialami Yamaha di MotoGP 2026 mulai berdampak pada hubungan internal tim. Pembalap andalan mereka, Fabio Quartararo, menjadi pusat perhatian setelah pernyataan terbarunya memicu reaksi keras dari para penggemar.

Quartararo, yang sejak 2021 menjadi tulang punggung Yamaha usai meraih gelar juara dunia, kini terlihat frustrasi dengan performa motor YZR M1. Sejak kemenangan terakhirnya di Jerman 2022, Yamaha belum lagi meraih kemenangan Grand Prix. Bahkan, tren negatif tersebut kini telah berlangsung lebih dari 70 balapan.

Kondisi semakin memburuk pada awal musim 2026, terutama setelah Yamaha memperkenalkan mesin V4 baru yang belum mampu bersaing dengan para rival. Hasil buruk di beberapa seri awal membuat Quartararo secara terbuka mengkritik timnya. Ia bahkan menyebut Yamaha tidak memiliki solusi jelas untuk memperbaiki performa motor.

Namun, pernyataan yang paling menyita perhatian adalah ketika pembalap asal Prancis itu mengaku akan mengambil jarak dari proses pengembangan motor.

"Saya merasa sudah menyampaikan apa yang dibutuhkan dan apa yang harus dilakukan. Jadi saya tidak akan terus mengulanginya," ujar Quartararo.

Keputusan tersebut langsung menuai reaksi negatif dari penggemar. Banyak yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan profesionalisme, terlebih Quartararo masih terikat kontrak dan menjadi salah satu pembalap dengan bayaran tertinggi di grid.

Sebagian fans menilai bahwa seharusnya ia tetap berkontribusi penuh dalam pengembangan motor, terutama di tengah situasi sulit yang dihadapi Yamaha. Kritik juga muncul karena Quartararo dinilai terlalu sering mengungkapkan masalah internal tim ke publik, meski manajemen sebelumnya telah meminta agar hal tersebut disampaikan secara internal.

Di sisi lain, ada pula yang melihat sikap Quartararo sebagai bentuk frustrasi yang wajar. Yamaha memang tengah berada dalam fase transisi, terutama dengan proyek mesin baru yang membutuhkan waktu untuk berkembang.

Terlepas dari pro dan kontra, situasi ini semakin memperkuat spekulasi bahwa Quartararo akan meninggalkan Yamaha pada 2027. Jika hal itu terjadi, maka hubungan antara pembalap dan tim yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir berpotensi berakhir dengan ketegangan.

Dengan musim yang masih panjang, menarik untuk melihat bagaimana Yamaha dan Fabio Quartararo merespons tekanan ini. Apakah keduanya mampu memperbaiki situasi, atau justru konflik akan semakin melebar.

Artikel Tag: yamaha, fabio quartararo, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/mundur-dari-pengembangan-yamaha-fabio-quartararo-dianggap-tak-profesional

Read Entire Article
Sports | | | |