Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan Sidang Tahunan MPR RI tahun ini tidak menggunakan pakaian adat seperti yang pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
Para peserta laki-laki diwajibkan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL), sementara peserta perempuan menyesuaikan.
"Enggak (baju adat), kita pakai pakaian sipil lengkap untuk laki-laki, untuk perempuan menyesuaikan," kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy menjelaskan, pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI tahun ini secara umum tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sidang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (14/8) dan dimulai lebih pagi agar seluruh rangkaian acara selesai sebelum pelaksanaan salat Jumat.
"Memang kita tidak bisa melaksanakan itu di hari-hari sebelumnya karena memang batasannya kan tiga hari dari tanggal 17 maksimalnya. Jadi memang tanggal 14 itu yang paling ideal," ujar dia.
Ia mengatakan MPR akan mengundang seluruh presiden dan wakil presiden sebelumnya. Eddy menyebut penyampaian undangan akan dilakukan secara langsung oleh pimpinan MPR sebagai bentuk penghormatan.
"Karena undangannya belum kita kirimkan tentu kita belum tahu kehadiran mereka seperti apa, tetapi semuanya akan kita undang dan seperti biasa kita lakukan biasanya di antara pimpinan nanti ada yang keliling untuk menyampaikan itu secara langsung itu bentuk penghormatan kami," katanya.
(thr/fra)

14 hours ago
2
















































