Ligaolahraga.com -
Michigan Wolverines memastikan diri sebagai juara NCAA 2026 setelah menundukkan UConn Huskies dengan skor 69-63 dalam laga final pada Senin (6/4) malam waktu setempat.
Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Wolverines sepanjang musim sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak gelar terakhir pada 1989.
Guard Michigan, Elliot Cadeau, tampil sebagai pemain terbaik (Most Outstanding Player) setelah mencetak 19 poin di laga puncak.
Ia menjadi sosok kunci dalam menjaga konsistensi permainan timnya, terutama di momen-momen krusial.
Sejak awal musim, Michigan Wolverines sudah menunjukkan kapasitas sebagai tim unggulan.
Bahkan, Cadeau sempat menyebut skuadnya sebagai “tim terbaik yang pernah dibentuk” sebelum mereka mengalahkan Gonzaga dengan selisih 40 poin pada November lalu.
Prediksi itu terbukti, dengan Wolverines tampil dominan hingga menutup musim sebagai juara nasional.
Pertandingan final sendiri berjalan ketat, terutama di babak pertama. UConn sempat mengontrol tempo permainan dan berhasil meredam serangan cepat Michigan.
Wolverines bahkan tidak mencetak satu pun poin fast break di paruh pertama dan gagal memasukkan delapan percobaan tembakan tiga angka.
Meski demikian, Michigan Wolverines mampu menjaga keunggulan lewat dominasi di area paint dan garis lemparan bebas.
Mereka mengumpulkan 33 poin dari dua sektor tersebut di babak pertama, jauh melampaui perolehan UConn yang hanya 12 poin.
Michigan pun menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 33-29.
Memasuki babak kedua, keunggulan fisik Michigan semakin terasa. Pemain bertubuh tinggi seperti Aday Mara memberikan dampak besar, terutama dalam bertahan di area ring.
UConn kesulitan mencetak angka, termasuk saat mereka gagal dalam 13 percobaan tiga angka secara beruntun.
Michigan mulai menjauh setelah Cadeau mencetak three-point play yang membawa timnya unggul tujuh poin.
Tak lama berselang, tembakan tiga angka pertama Michigan di laga ini sukses dikonversi, memperlebar jarak menjadi 11 poin.
UConn sempat mencoba bangkit, namun kesulitan menjaga konsistensi permainan.
Kesalahan demi kesalahan, termasuk turnover di momen penting, membuat mereka gagal menekan Michigan di akhir pertandingan.
Momentum penentu datang ketika Trey McKenney mencetak tembakan tiga angka penting yang membawa Michigan unggul sembilan poin di dua menit terakhir.
Keunggulan tersebut cukup untuk memastikan kemenangan hingga buzzer akhir.
Hasil ini juga mencatatkan Michigan Wolverines sebagai tim pertama yang mampu mengalahkan UConn di fase Sweet 16 atau lebih jauh sejak 2009.
Lebih dari itu, kemenangan ini menegaskan status tim asuhan Dusty May itu sebagai tim terbaik musim ini dengan performa konsisten dari awal hingga akhir.
Artikel Tag: uconn huskies, ncaa
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/michigan-wolverines-kalahkan-uconn-huskies-untuk-rebut-gelar-ncaa-2026

5 hours ago
10

















































