Ligaolahraga.com -
Petarung veteran UFC, Michael Chiesa, memastikan akan mengakhiri karier profesionalnya setelah menjalani pertarungan ke-22 di ajang UFC Fight Night yang digelar di Seattle, Sabtu (28/3) waktu setempat.
Meski merasa masih berkembang di usia 38 tahun, keputusan pensiun disebut sebagai langkah yang sudah dipertimbangkan matang.
Chiesa dijadwalkan menghadapi Niko Price pada kartu utama. Petarung asal Washington itu menegaskan bahwa laga tersebut akan menjadi penampilan terakhirnya, terlepas dari hasil yang diraih.
Keputusan pensiun Chiesa tidak lepas dari pengalaman pribadi dalam keluarganya, khususnya terkait sang kakek, Darrell Triber, yang dikenal sebagai pelopor balap motor di daerahnya.
Triber meninggal dunia dalam kecelakaan saat balapan di usia 67 tahun, sebuah peristiwa yang membekas bagi Chiesa.
“Saya tidak ingin bertahan terlalu lama dan kehilangan bagian dari diri saya yang tidak bisa kembali,” ujar Chiesa.
Michael Chiesa saat ini tengah berada dalam tren positif dengan tiga kemenangan beruntun sejak Agustus 2024.
Ia terakhir kali bertarung pada Juni 2025, saat mengalahkan Court McGee melalui keputusan juri.
Sepanjang kariernya di UFC, Chiesa sempat bersaing di divisi lightweight dan welterweight, bahkan mendekati peluang perebutan gelar.
Namun, ia tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil dalam perebutan sabuk juara.
Bagi Chiesa, tampil di Seattle memiliki makna khusus karena merupakan wilayah asalnya.
Ia menilai kesempatan tampil di kartu utama di hadapan pendukung sendiri menjadi momen yang tepat untuk menutup perjalanan panjangnya di oktagon.
Pertarungan ke-22 ini juga memiliki nilai emosional bagi Michael Chiesa.
Angka tersebut merupakan nomor balap milik kakeknya, yang kini diabadikan dalam tato di tubuhnya serta cincin pernikahannya.
Selain itu, tanggal laga yang bertepatan dengan hari jadi orang tuanya semakin memperkuat keyakinannya untuk pensiun.
“Seolah-olah semuanya mengarah ke momen ini sebagai akhir,” kata Chiesa.
Perjalanan Chiesa menuju UFC juga penuh cerita emosional. Ia mengikuti ajang The Ultimate Fighter saat ayahnya tengah berjuang melawan leukemia.
Setelah sang ayah meninggal dunia, Chiesa tetap melanjutkan kompetisi dan akhirnya keluar sebagai pemenang pada hari ulang tahun ibunya.
Selain berkarier sebagai petarung, Michael Chiesa juga telah mempersiapkan langkah selanjutnya sebagai analis dan komentator.
Ia telah terlibat dalam berbagai siaran UFC dan menunjukkan minat besar untuk melanjutkan karier di dunia penyiaran.
Laga terakhir di Seattle juga menjadi kesempatan bagi Chiesa untuk tampil di hadapan keluarga, teman, serta para pendukung yang telah mengikuti perjalanannya sejak awal karier.
Ia berharap dapat menutup kariernya dengan hasil positif dan meninggalkan kenangan terbaik bagi orang-orang terdekatnya. “Saya ingin mengakhiri ini dengan baik,” ujarnya.
Dengan berbagai faktor emosional dan pencapaian yang telah diraih, pertarungan ini menjadi penutup yang simbolis bagi perjalanan panjang Michael Chiesa di UFC.
Artikel Tag: ufc
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/michael-chiesa-akan-akhiri-karier-dengan-laga-di-ufc-fight-night-seattle

3 hours ago
8

















































