Ligaolahraga.com -
Berita F1: Pernyataan Max Verstappen mengenai peluang pensiun dini kembali menjadi sorotan sepanjang akhir pekan Grand Prix Qatar. Juara dunia empat kali itu menegaskan ia tidak memiliki keinginan untuk bertahan lama di Formula 1 apabila perubahan regulasi teknis pada tahun 2026 tidak memberikan sensasi balap yang menyenangkan. Verstappen mengaku sudah mencapai seluruh target utamanya di olahraga ini, sehingga tidak merasa terbebani jika suatu hari harus menutup lembaran kariernya lebih cepat.
Dalam wawancara dengan media asal Inggris, Press Association, Verstappen menyampaikan bahwa masa depannya sangat dipengaruhi arah kompetisi setelah regulasi baru diberlakukan. “Kontrak saya memang berjalan sampai 2028, namun segalanya sangat bergantung pada aturan baru tahun 2026 dan apakah balapannya tetap seru. Jika tidak menarik, saya tidak melihat diri saya bertahan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa mengejar jumlah gelar seperti Michael Schumacher atau Lewis Hamilton bukan prioritas. “Saya bisa saja berhenti besok. Saya punya banyak minat lain, ingin mencoba kategori balap lain, lebih banyak waktu dengan keluarga, dan menjalani hidup dengan ritme sendiri,” tambahnya.
Ketika pernyataan itu ditanyakan kepada penasihat Red Bull, Helmut Marko memberikan respons yang tak kalah mengejutkan. Marko mengakui bahwa sikap Verstappen harus ditanggapi apa adanya, mengingat karakter sang pebalap yang sangat menjunjung kenyamanan pribadi dalam berkarier. “Itu akan menjadi usia pensiun yang sangat dini baginya,” kata Marko sambil sedikit berkelakar, kemudian melanjutkan dengan lebih serius. “Namun ya, itu sesuatu yang harus dianggap sungguh sungguh. Max tipe orang yang harus merasa nyaman dan menikmati apa yang ia lakukan. Ia bukan sosok yang terobsesi menyamai rekor Hamilton atau Schumacher. Tidak menutup kemungkinan suatu hari ia berkata, ‘Terima kasih, saya cukup.’”
Saat ini Max Verstappen masih berusaha mempertahankan peluang menjadi juara dunia untuk kelima kalinya secara beruntun. Ia akan memulai balapan di Lusail dari posisi ketiga, tepat di belakang duet McLaren, Oscar Piastri dan pemimpin klasemen Lando Norris. Verstappen tertinggal 25 poin dari Norris, dan skenarionya cukup berat. Jika Norris mampu mencetak satu poin lebih banyak darinya di balapan utama, maka asa Verstappen mempertahankan gelar akan tertutup bahkan sebelum F1 tiba di Abu Dhabi untuk putaran penutup.
Tekanan klasemen itu menambah kompleksitas isu masa depan Verstappen. Meski begitu, komentar yang ia lontarkan di Qatar menunjukkan bahwa fokus utamanya bukan sekadar hasil musim ini, tetapi juga apakah F1 di era baru masih memberikan gairah yang sama baginya.
Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull, GP Qatar, Helmut Marko
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/max-verstappen-ancam-cabut-dari-f1-red-bull-langsung-panik

7 hours ago
2

















































