Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Manny Pacquiao merupakan salah satu petinju terbaik sepanjang masa dengan segudang prestasi, termasuk gelar juara dunia di delapan divisi berbeda. Karier profesionalnya yang dimulai sejak usia 16 tahun pada 1995 menjadikannya simbol ketangguhan dan konsistensi di dunia tinju.
Meski telah menghadapi banyak nama besar seperti Floyd Mayweather Jr., Pacquiao justru menyebut sosok lain sebagai lawan paling berbahaya yang pernah ia hadapi. Petinju tersebut adalah Antonio Margarito, yang ia hadapi pada November 2010.
Pertarungan tersebut berlangsung dalam perebutan gelar WBC kelas super welterweight dengan skema catchweight 150 lbs. Dalam laga itu, perbedaan ukuran tubuh menjadi sorotan utama. Pacquiao hanya memiliki berat sekitar 144,6 lbs saat timbang badan, sementara Margarito menyentuh batas maksimal 150 lbs dan bahkan naik hingga sekitar 165 lbs saat malam pertandingan.
Meski berhasil menang angka mutlak, Pacquiao mengakui bahwa kekuatan fisik Margarito sangat luar biasa dan memberikan tekanan berat sepanjang pertandingan. Ia menyebut pukulan ke tubuh yang dilancarkan lawannya benar benar menyakitkan.
“Dia sangat besar dan kuat, bahkan lebih dari yang dibayangkan. Pukulan ke badan beberapa kali benar benar terasa menyakitkan sepanjang pertarungan,” ujar Pacquiao.
Ia juga mengungkap bahwa pengalaman menghadapi Margarito menjadi salah satu momen paling berat dalam kariernya. “Pukulan dia berbeda. Saya bahkan terkejut bisa bertahan sampai akhir. Selama laga saya masih bisa menerima pukulan, tapi setelahnya saya benar benar merasakan dampaknya, itu terlalu berat,” katanya.
Pertarungan tersebut menjadi satu satunya kesempatan Pacquiao naik ke kelas di atas welterweight dalam kariernya. Hal ini menunjukkan betapa besar tantangan yang ia hadapi saat melawan petinju dengan ukuran tubuh jauh lebih besar.
Antonio Margarito sendiri dikenal sebagai petinju dengan gaya agresif dan daya tahan tinggi. Sepanjang kariernya, ia beberapa kali menjadi juara dunia kelas welterweight dan menutup karier dengan catatan 41 kemenangan dari 50 pertarungan.
Kini, di usia yang tak lagi muda, Manny Pacquiao masih menunjukkan ambisinya di dunia tinju. Ia dijadwalkan kembali naik ring untuk menghadapi Mayweather dalam laga ulang yang sangat dinantikan. Namun, dari sekian banyak pertarungan besar yang pernah ia jalani, duel melawan Margarito tetap menjadi salah satu yang paling membekas dalam ingatannya.
Artikel Tag: manny pacquiao, tinju dunia, super welter, antonio margarito, kelas super welter, welterweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/manny-pacquiao-ungkap-lawan-terberat-sepanjang-karier

4 hours ago
4

















































