Legenda Tinju Ini Yakin Sugar Ray Leonard Bisa Kalahkan Terence Crawford

4 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Terence Crawford menutup karier profesionalnya dengan status sebagai salah satu petinju terbaik generasinya. Rekor gemilang, gelar juara dunia di beberapa divisi, serta pencapaiannya sebagai juara dunia tak terbantahkan di dua kelas berbeda membuat namanya sejajar dengan para legenda tinju dunia.

Petinju asal Omaha, Amerika Serikat, mulai menarik perhatian saat merebut gelar dunia kelas ringan WBO pada 2014. Setelah itu, Crawford terus naik kelas dan sukses menguasai divisi super ringan. Pada 2017, ia mencatat sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di era empat sabuk setelah mengalahkan Julius Indongo.

Puncak karier Crawford terjadi di kelas welterweight. Di divisi ini, petinju berjuluk "Bud" tersebut mencatat kemenangan penting atas sejumlah nama besar seperti Amir Khan, Kell Brook, Shawn Porter, hingga Errol Spence Jr. Kemenangan atas Spence menjadi salah satu momen paling bersejarah karena menjadikannya petinju pertama yang menjadi juara tak terbantahkan di dua divisi berbeda pada era empat sabuk.

Setelah itu, Crawford kembali membuktikan kualitasnya dengan naik ke kelas yang lebih berat dan meraih kemenangan penting atas Israil Madrimov serta Saul "Canelo" Alvarez. Kemenangan atas Canelo bahkan disebut banyak pengamat sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah tinju modern.

Meski demikian, mantan juara dunia dua divisi Shane Mosley memiliki pandangan menarik ketika membandingkan Terence Crawford dengan para legenda masa lalu. Dalam sebuah diskusi di podcast milik Gabriel Rosado, Mosley menyebut Sugar Ray Leonard sebagai petinju yang menurutnya mampu mengatasi Crawford dalam duel lintas generasi.

Leonard dikenal sebagai salah satu petinju terhebat sepanjang masa. Peraih medali emas Olimpiade 1976 itu pernah menjadi juara dunia di lima divisi dan merupakan sosok sentral dalam era legendaris "Four Kings" bersama Roberto Duran, Thomas Hearns, dan Marvin Hagler.

Menurut Mosley, kombinasi kecepatan, kecerdasan, kemampuan beradaptasi, serta pengalaman Leonard menghadapi lawan elite membuatnya memiliki peluang besar untuk mengalahkan Crawford.

Perdebatan mengenai siapa yang terbaik antara petinju lintas generasi memang tidak akan pernah menemukan jawaban pasti. Namun satu hal yang tak terbantahkan, baik Crawford maupun Leonard telah meninggalkan warisan besar yang menjadikan mereka bagian penting dalam sejarah olahraga tinju dunia.

Meski telah menyatakan pensiun, Terence Crawford masih terus dikaitkan dengan kemungkinan kembali naik ring. Beberapa laporan menyebutkan bahwa petinju berusia 38 tahun itu masih menerima tawaran pertarungan bernilai besar yang berpotensi membuatnya mempertimbangkan comeback.

Artikel Tag: tinju dunia, wbo, terence crawford, kelas super ringan, sugar ray leonard, welterweight

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/legenda-tinju-ini-yakin-sugar-ray-leonard-bisa-kalahkan-terence-crawford

Read Entire Article
Sports | | | |