Lee Meng Yean: Kesenjangan Pearly/Thinaah Dengan Pemain Lain Cukup Lebar

5 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Isu kedalaman ganda putri Malaysia kembali mencuat, dengan mantan pemain internasional Lee Meng Yean mengatakan masih ada kesenjangan yang lebar antara Pearly Tan / M Thinaah dan pemain lainnya.

Meskipun pasangan peringkat 2 dunia Pearly Tan / M Thinaah terus memimpin, Meng Yean mengatakan Malaysia masih mencari pasangan ganda kedua yang dapat diandalkan.

Situasi ini semakin diperparah dengan kepergian Go Pei Kee baru-baru ini yang sebelumnya telah membentuk kemitraan yang menjanjikan dengan Teoh Mei Xing.

Pasangan itu pernah mencapai peringkat tertinggi di dunia, yaitu peringkat ke-18, yang memberikan harapan untuk memperkecil jarak di belakang duo teratas.

Saat ini, pasangan Ong Xin Yee dan Carmen Ting yang berada di peringkat 25 dunia adalah pasangan nasional peringkat 2, tetapi pasangan berusia 20 tahun ini belum secara konsisten mampu menantang lawan yang berperingkat lebih tinggi.

Duo ini menunjukkan kemajuan yang menggembirakan musim lalu, mencapai final Super 100 berturut-turut di Guwahati Masters dan Odisha Masters menjelang akhir tahun.

Namun, performa mereka musim ini mengecewakan, dengan lima kali tersingkir di babak pertama yang menyoroti kesulitan mereka dalam mempertahankan konsistensi di level yang lebih tinggi.

Perlu dicatat bahwa empat dari kekalahan awal tersebut terjadi melawan pasangan peringkat 10 besar, yang menggarisbawahi kurva pembelajaran yang curam yang mereka hadapi saat mereka berkompetisi lebih sering di turnamen elit.

Ada tanda-tanda perbaikan di Orleans Masters dua minggu lalu, di mana Xin Yee-Carmen mengamankan kemenangan pertama mereka musim ini melawan pasangan Prancis Emmy Guilbard-Anouk Nambot sebelum tersingkir di babak kedua oleh pasangan Amerika Serikat Lauren Lam-Allison Lee.

"Sejujurnya, jaraknya masih jauh," kata Meng Yean, yang bersama Chow Mei Kuan, pernah menduduki peringkat ke-10 dunia.

"Sebelumnya, ada Woon Khe Wei-Vivian Hoo, saya sendiri, dan Mei Kuan, lalu Pearly-Thinaah."

"Saya berharap mereka bisa menemukan pasangan kedua. Tapi sampai sekarang, saya belum melihatnya. Saya harap mereka bisa menemukannya sesegera mungkin karena ini sangat penting."

Kurangnya kedalaman pemain ganda putri di Malaysia semakin terlihat jelas, dengan penurunan kualitas di luar pasangan unggulan yang menimbulkan kekhawatiran tentang daya saing jangka panjang.

Pernyataan Lee Meng Yean juga menyoroti fase transisi dalam struktur tim nasional, di mana beberapa pemain muda masih dalam tahap pengembangan dan belum mampu memantapkan diri di level tertinggi.

"Saya yakin asosiasi ini bekerja sangat keras untuk hal ini, dan saya percaya pada para pelatih," katanya.

"Mari kita tunggu dan lihat."

Masalah ini bisa menjadi signifikan dalam kompetisi tim seperti Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark, dari 24 April hingga 3 Mei, di mana kedalaman skuad di berbagai pertandingan sangat penting.

Dengan Malaysia yang diperkirakan akan menurunkan skuad yang relatif muda, kurangnya pasangan putri kedua yang mapan mungkin sekali lagi akan menambah tekanan pada Pearly / Thinaah untuk memberikan hasil yang maksimal.

Artikel Tag: lee meng yean, pearly tan, m thinaah, piala uber 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/lee-meng-yean-kesenjangan-pearlythinaah-dengan-pemain-lain-cukup-lebar

Read Entire Article
Sports | | | |