Ligaolahraga.com -
Berita Basket NBA
LeBron James siap menorehkan sejarah baru dengan menandatangani kontrak bersama Philadelphia 76ers, sebuah langkah sensasional dalam bursa transfer pemain bebas NBA. Bintang besar ini akan menjalani musim ke-24 yang memecahkan rekor di Philadelphia. Sumber liga mengungkapkan, keputusan LeBron bergabung dengan 76ers didasari keyakinannya bahwa tim ini adalah kunci menuju gelar juara NBA.
Kesepakatan itu berdurasi dua tahun dengan nilai 8 juta Dolar AS, sebuah angka minimum untuk pemain veteran sekelas LeBron. Kesepakatan tersebut dirahasiakan karena ketidakberwenangan pihak terkait untuk berbicara secara publik.
"Saya yakin bisa membantu menjadikan Philadelphia 76ers tim juara dan sangat bersemangat membangkitkan basis penggemar baru serta memulai perjalanan luar biasa ini untuk terakhir kalinya," tulis LeBron James di X. "Ini adalah keputusan akhir saya. Saya tidak melakukannya demi uang atau keluarga. Saya masih ingin berkompetisi dan meraih kejayaan kejuaraan lainnya."
Di usia 41 tahun, LeBron menilai 76ers sebagai pilihan terbaik dibandingkan pelamar lainnya untuk meraih gelar juara NBA kelima. Keputusan ini didukung oleh akuisisi mengejutkan atas Jaylen Brown, yang membuat 76ers semakin menarik. LeBron kini akan berkolaborasi dengan Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan VJ Edgecombe, di bawah arahan pelatih juara Nick Nurse.
Kabar ini disampaikan LeBron kepada agennya, Rich Paul, pada Jumat (24/7) waktu AS, sebelum pengumuman resmi. Keputusan tersebut tetap menjadi rahasia hingga saat-saat terakhir, bahkan bagi lingkaran terdekat LeBron. Penawaran dari Cleveland Cavaliers, Miami Heat, Golden State Warriors, dan Minnesota Timberwolves, juga belum mendapat kabar dari Paul.
Fakta menarik, perusahaan kartu koleksi Topps milik Fanatics menjadi yang pertama mengungkap kepindahan LeBron ke 76ers di X, hanya beberapa detik setelah pengumuman. Kemitraan eksklusif LeBron dengan Fanatics juga terlibat dalam pengumuman ini, setelah memberikan petunjuk pada Fanatics Fest di New York City.
Sumber terdekat LeBron menegaskan bahwa keputusan ini tidak dipengaruhi oleh perhatian atau drama publik, ataupun rencana bergabung dengan teman-teman dari tim lain. LeBron tidak menunggu Golden State Warriors atau tim lain untuk menukar Anthony Davis atau Dallas Mavericks untuk melepas Kyrie Irving.
"Semua ini dilakukan demi memenangkan gelar juara NBA," kata sumber tersebut. "LeBron ingin bermain di depan basis penggemar yang penuh semangat di Philadelphia."
Akhirnya, Philadelphia menjadi jawabannya. LeBron menyadari bahwa ini mungkin adalah pemberhentian terakhirnya. Kebahagiaan bermain basket yang ia cari, kini terletak di Philadelphia 76ers, menurut sumber kepada The Athletic.
Di atas kertas, 76ers kini memiliki peluang terbaik untuk meraih gelar sejak 2001, ketika Allen Iverson meraih gelar MVP-nya.
LeBron sudah lama tertarik pada Philadelphia. Salah satu rekan setimnya di Lakers mengingat percakapan di mana LeBron menyatakan keinginannya bermain untuk 76ers pada 2018, sebelum memilih Los Angeles.
Segalanya berubah ketika presiden operasi bola basket, Mike Gansey, mengejutkan dengan mendatangkan Jaylen Brown dari Boston Celtics. Ini membuka jalan bagi Philly untuk mengejar LeBron. Gansey, yang memiliki sejarah kerja sama dengan LeBron di Cleveland, tidak memaksa LeBron datang ke Philadelphia. Begitu juga gubernur tim Josh Harris, yang menyambut LeBron dengan tangan terbuka pada Fanatics Fest.
Satu-satunya ajakan publik datang dari Bob Myers, presiden olahraga HBSE. Dalam podcast bersama Paul dan Max Kellerman, Myers menyampaikan keyakinannya bahwa Philadelphia adalah tempat terbaik bagi LeBron untuk meraih kemenangan.
Pada akhirnya, Philadelphia 76ers menjadi destinasi final bagi LeBron, yang berharap meraih kebahagiaan dan kejayaan di penghujung kariernya.
Artikel Tag: lebron james, philadelphia 76ers
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/lebron-james-pilih-76ers-demi-gelar-juara-nba-kelima

2 hours ago
2

















































