Jakarta, CNN Indonesia --
Arca Shiva abad ke-13 dari Jawa Timur dan Prasasti Damalung abad ke-15 dari Jawa Tengah yang sudah lama berada di Belanda akan segera dipulangkan ke Indonesia.
Duta Besar RI untuk Belanda Laurentius Amrih Jinangkung dan Direktur Jenderal Kebudayaan dan Media Belanda Youssef Louakili telah menandatangani kesepakatan mengenai pengembalian kedua benda bersejarah tersebut pada 31 Maret 2026 di Den Haag, Belanda.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan bahwa pemulangan benda bersejarah dari Belanda merupakan bagian dari upaya pemulihan memori kolektif bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah pemulihan memori kolektif bangsa dan langkah nyata menuju rekonsiliasi sejarah. Warisan budaya harus kembali kepada masyarakat yang menjadi pemiliknya," ujar Fadli Zon dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta, Rabu (8/4).
Arca Shiva abad ke-13 dari Jawa Timur dan Prasasti Damalung abad ke-15 dari Jawa Tengah sebelumnya menjadi bagian koleksi Wereldmuseum Amsterdam dan Wereldmuseum Leiden di Belanda.
Kedua benda bersejarah tersebut sedang dikirim ke Indonesia dan nantinya akan diserahkan ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat.
Pemerintah terus berupaya untuk memulangkan benda-benda warisan budaya Indonesia yang berada di luar negeri serta membuka kolaborasi riset internasional mengenai kebudayaan.
Sebanyak 288 benda cagar budaya Indonesia yang meliputi arca Ganesha, arca Brahma, serta arca Nandi dan Bhairawa dari Candi Singosari serta 284 benda koleksi Puputan Badung berhasil dipulangkan dari Belanda pada 2024.
Selanjutnya, fosil Manusia Jawa yang sudah satu abad lebih berada di luar negeri pada tahun 2025 dipulangkan dari Belanda ke Indonesia melalui kerja sama kedua negara dalam bidang kebudayaan.
(antara/gil)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
6















































