Kiprah Singkat Manajer di Sejarah Premier League yang Mengejutkan

4 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris – Menjadi manajer sepak bola adalah pekerjaan yang penuh tantangan dan tekanan. Di Liga Inggris, yang merupakan liga paling banyak ditonton di dunia, tekanan pada para pelatih kepala sangat besar. Setiap musim, para manajer seringkali harus menghadapi kenyataan pahit; beberapa dipecat karena kinerja buruk, sementara yang lain dipilih oleh tim rival karena keberhasilan mereka, atau bahkan memilih mundur karena stres yang tak terbayangkan. Berikut ini adalah daftar 13 masa jabatan manajer terpendek dalam sejarah Liga Premier.

Sam Allardyce (Leeds United – Interim)

Bertahan selama 30 hari dan memimpin 4 pertandingan Premier League tanpa meraih kemenangan, Allardyce hanya mampu mencatatkan 1 hasil imbang dan mengalami 3 kekalahan.

Ange Postecoglou (Nottingham Forest)

Menghabiskan 39 hari bersama tim dan menjalani 5 pertandingan liga. Tanpa kemenangan, ia memperoleh 1 kali imbang dan menelan 4 kekalahan.

Les Reed (Charlton Athletic)

Berkarir selama 41 hari dengan 7 pertandingan di liga, Reed mencatatkan 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 5 kekalahan.

Igor Tudor (Tottenham – Interim)

Hanya bertahan 44 hari, Tudor memimpin 5 pertandingan tanpa kemenangan, dengan 1 kali imbang dan 4 kekalahan.

Javi Gracia (Leeds United)

Menangani tim selama 69 hari, ia memimpin 11 pertandingan dengan hasil 3 kemenangan, 2 imbang, dan 6 kekalahan.

Rene Meulensteen (Fulham)

Menghabiskan 75 hari sebagai manajer dan menjalani 13 pertandingan. Ia mencatatkan 3 kemenangan, 1 imbang, dan 9 kekalahan.

Frank de Boer (Crystal Palace)

Bertahan selama 77 hari, de Boer memimpin 4 pertandingan Premier League tanpa kemenangan maupun gol, berakhir dengan 4 kekalahan.

Bob Bradley (Swansea City)

Bradley menghabiskan 84 hari bersama tim dan menjalani 11 pertandingan, mencatatkan 2 kemenangan, 2 imbang, dan 7 kekalahan.

Quique Sanchez Flores (Watford)

Dengan masa jabatan 85 hari, Flores memimpin 10 pertandingan liga, mencatatkan 1 kemenangan, 4 imbang, dan 5 kekalahan.

Terry Connor (Wolves)

Bertahan 91 hari, Connor memimpin 13 pertandingan, tanpa kemenangan, 4 imbang, dan 9 kekalahan.

Nathan Jones (Southampton)

Menghabiskan 95 hari dengan tim, memimpin 8 pertandingan Premier League dengan hasil 1 kemenangan dan 7 kekalahan.

Colin Todd (Derby County)

Todd bertahan selama 98 hari, menjalani 15 pertandingan dengan hasil 4 kemenangan, 2 imbang, dan 9 kekalahan.

Ivan Juric (Southampton)

Mengelola tim selama 105 hari, Juric memimpin 14 pertandingan Premier League dengan hasil 1 kemenangan, 1 imbang, dan 12 kekalahan. Southampton terdegradasi setelah kekalahan 3-1 dari Tottenham, mencatatkan rekor degradasi terawal dalam sejarah Premier League dengan 8 pertandingan tersisa.

Artikel Tag: sam allardyce

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kiprah-singkat-manajer-di-sejarah-premier-league-yang-mengejutkan

Read Entire Article
Sports | | | |