Kesaksian ABK KMP Mutiara Sentosa II soal Sumber Api Kebakaran Kapal

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang korban selamat yang juga anak buah kapal (ABK) KMP Mutiara Sentosa 2, Dwi Putro Suryo menyebut titik api yang menjadi penyebab kebakaran bermula dalam geladak kapal tersebut pada Minggu (2/8) pagi lalu.

Berdasarkan pantauannya kala itu, dia menyebut titik api pertama kali muncul dari sebuah kendaraan roda empat yang terparkir dalam geladak kapal yang sedang berlayar di perairan utara Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim).

"Awalnya ada mobil yang terbakar," ujar Suryo, dikutip dari detik.com, Selasa (4/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suryo menyebut api sempat dicoba dipadamkan, namun gagal dan merembet ke mana-mana.

Ia mengaku tak tahu secara rinci mobil apa yang terbakar. Namun, ia memastikan posisi kendaraan yang menjadi sumber api itu berada di bagian depan sebelah kanan kapal.

Suryo juga menyatakan bahwa insiden itu terjadi sekitar Pukul 06.30 WIB pada akhir pekan lalu.

Ketika kobaran api membesar dan menjalar ke bagian lain, katanya, kepanikan di atas kapal rute Surabaya-Makassar itu pun tak terhindarkan.

Suryo mengaku dirinya terpaksa meluncur turun dari kapal menggunakan tali demi menyelamatkan diri dari kepungan api. Hal itu, kata dia, membuat luka lecet di bagian telapak tangan.

Dia lalu terombang-ambing di laut sebelum dievakuasi.

"Saya terombang-ambing di laut sekitar dua setengah jam," ucap dia.

Saat ini, Suryo bersama tiga korban selamat lain masih menjalankan perawatan medis di RSI Kalianget.

Mereka dilaporkan terus membaik, namun masih mengalami trauma akibat insiden tersebut.

Operasi SAR tim gabungan mencari korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II telah ditutup pada Selasa ini. Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengumumkan hal tersebut dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa sore tadi.

Syafii mengatakan total jumlah penumpang KMP Mutiara Sentosa II yang dievakuasi sebanyak 238 orang, 5 di antaranya dalam kondisi meninggal dunia. Angka itu sudah termasuk penumpang, anak buah kapal (ABK) dan tenaga bantuan operasi.

"Karena itu, saya sampaikan secara resmi kepada rekan-rekan media bahwa dengan jumlah penumpang yang kita konfirmasi 238, di mana ada cabin crew, kemudian ada penumpang, dan juga ada tenaga bantuan operasi yang ada di kapal itu," ucapnya.

"Sementara, bisa kita sinkronkan bahwa jumlah korban dan juga jumlah penumpang yang ada di dalam kapal sementara sesuai," sambung Syafii.

Meski demikian Syafii menyebut operasi rutin yang dilakukan Basarnas Surabaya akan difokuskan pada di sekitar lokasi kejadian kebakaran.

"Pelaksanaan operasi rutin ini tetap akan kami fokuskan kepada perairan di mana lokasi kejadian terjadi," ujarnya.

Ia menegaskan, operasi pencarian akan kembali dilakukan bila ada laporan warga soal belum ditemukannya anggota keluarganya dalam kejadian itu.

KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Kapal dengan rute Surabaya-Makassar tersebut semula dilaporkan mengangkut sekitar 250 orang penumpang saat insiden terjadi.

Informasi awal kebakaran kapal diterima petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Selang satu menit kemudian, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal turut memberikan konfirmasi kepada petugas siaga.

Baca berita lengkapnya di sini.

(mnf/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |