Ligaolahraga.com -
Malam yang penuh emosi dan kontroversi harus berakhir pahit bagi Golden State Warriors.
Pelatih Steve Kerr diusir dari pertandingan, sementara bintang utama Stephen Curry fouled out, saat Warriors kalah tipis 102-103 dari LA Clippers pada Senin (5/1) malam.
Ketegangan memuncak di awal kuarter keempat ketika Kerr menerima dua technical foul secara beruntun akibat protes keras terhadap keputusan wasit.
Rentetan keputusan tersebut dinilai sangat merugikan Warriors dan menjadi titik balik emosional pertandingan.
Insiden pertama terjadi dengan sisa waktu 8 menit 44 detik.
Curry berhasil memasukkan floater, namun sesaat setelah bola masuk, wasit meniup peluit dan membatalkan basket tersebut.
Ofisial menyatakan Curry lebih dulu dilanggar sebelum melakukan tembakan, sehingga dua poin dianulir.
“Biasanya kalau tembakannya masuk, permainan tetap berjalan,” kata Curry. “Saya belum pernah melihat keputusan tertunda seperti itu—tiba-tiba foul, lalu tidak dihitung basketnya.”
Curry langsung meluapkan kekesalannya kepada para wasit, sementara Kerr terlihat mondar-mandir di pinggir lapangan.
Ketegangan bertambah ketika layup Gary Payton II diblok John Collins.
Tayangan ulang menunjukkan Collins menyentuh bola setelah mengenai papan, yang seharusnya dinilai sebagai goaltending. Namun pelanggaran itu tidak diberikan.
“Itu seharusnya dinyatakan goaltending,” aku kepala wasit Brian Forte dalam laporan resmi pascapertandingan.
Alih-alih mendapat dua poin, Golden State Warriors justru kebobolan fast break Clippers, dan dalam rangkaian tersebut Curry terkena foul kelimanya. Kerr benar-benar murka.
Ia masuk ke lapangan sambil berteriak ke arah ketiga wasit dan harus ditahan oleh para asisten pelatih. Akibatnya, Kerr diganjar dua technical foul dan langsung diusir.
Asisten pelatih utama Terry Stotts mengambil alih tugas sebagai pelatih interim hingga laga berakhir dan mewakili Kerr dalam sesi media. “Saya di sini untuk menghemat uang Steve,” canda Stotts.
Para pemain Warriors justru mengapresiasi reaksi emosional Kerr.
Curry, Jimmy Butler, dan Draymond Green sepakat bahwa sikap sang pelatih menunjukkan keberpihakan penuh kepada tim, meski insiden tersebut membuat Warriors kehilangan poin tambahan dalam situasi yang sudah merugikan.
Menariknya, Golden State Warriors justru bangkit setelah Kerr keluar. Mereka mengungguli Clippers sembilan poin di kuarter keempat dan hampir mencuri kemenangan.
Curry mencetak dua tripoin krusial di dua menit terakhir, membuat total poinnya menjadi 27 dan memangkas jarak menjadi satu angka.
Namun drama belum selesai. Dengan sisa 43 detik, Curry melakukan reach-in foul saat berebut rebound defensif, yang menjadi pelanggaran keenamnya.
Ia harus meninggalkan lapangan untuk pertama kalinya sejak 2021 karena foul out.
Tanpa Curry di possession terakhir, Warriors berharap pada Jimmy Butler. Namun tembakan fadeaway Butler di buzzer gagal menemui sasaran, memastikan kemenangan tipis Clippers.
Kekalahan ini membuat rekor Golden State Warriors turun menjadi 19-18. Meski begitu, performa mereka belakangan cukup solid dengan enam kemenangan dari sembilan laga terakhir.
Golden State kini akan kembali ke San Francisco untuk menjalani delapan pertandingan kandang beruntun—dengan harapan emosi dan kontroversi malam ini menjadi pemantik kebangkitan, bukan beban lanjutan.
Artikel Tag: golden state warriors
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/kerr-diusir-wasit-curry-fouled-out-dalam-kekalahan-golden-state-warriors

1 day ago
3

















































