Kemarau Panjang, 2 Kelurahan di Jakarta Alami Kekeringan

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Pramono Anung mengungkapkan dua kelurahan di Jakarta sudah mengalami kekeringan di tengah musim kemarau panjang.

Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Apel Jaga Jakarta terkait Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau di DKI Jakarta, Rabu (2/9).

"Seperti yang saudara-saudara saksikan, pada hari ini ada dua kelurahan yang memang sudah mengalami kekeringan, yaitu di Kelurahan Kalibaru dan Semper," ujar Pramono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelurahan Kalibaru dan Semper terletak di Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara.

Untuk mengatasi kekeringan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lainnya dalam menyediakan tangki air.

"Untuk itu telah disediakan 29 tangki dari 10 instansi lembaga yang berpartisipasi untuk mengatasi persoalan kekurangan air di Jakarta," kata Pramono.

Selain itu, BPBD dan PAM Jaya juga telah menyiapkan jalur komunikasi yang dapat menampung laporan warga yang terdampak kekeringan.

"Ini kami sosialisasikan ke jajaran wali kota, kecamatan, dan kelurahan agar bilamana masyarakat menemukan kejadian kekeringan, segera melaporkan ke 112 dan kami akan memfasilitasi dengan PAM Jaya untuk distribusi air bersih," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak kemarau terjadi pada Agustus hingga September 2026. Namun, fenomena El Nino sendiri diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal tahun 2027.

(mou/dal)

placeholder

Read Entire Article
Sports | | | |