KDM Target Asuransikan 5,4 Juta Pekerja Informal di Jabar pada 2027

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan pemberian asuransi bagi 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal di Jawa Barat.

Ia mengatakan pekerja informal di sini termasuk petani, nelayan, buruh bangunan, sopir, ojek online, ojek pangkalan, pedagang asongan, asisten rumah tangga, hingga kuli pikul yang yang premi asuransi tersebut dibayarkan Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Provinsi Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tahun 2027 kami menargetkan 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal mendapat jaminan asuransi ketenagakerjaan," kata Demul dalam video unggahannya di Instagram @dedimulyadi71, dikutip Senin (21/9).

Demul menyampaikan di tahun berjalan 2026 ini, pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota seluruh Provinsi Jawa Barat sudah mengasuransikan 1 juta pekerja informal.

Demul menyampaikan para pekerja informal itu akan mendapatkan jaminan berupa biaya pengobatan gratis yang dibayarkan
oleh asuransi ketenagakerjaan.

Ia menyebut sudah ada contohnya, di mana salah seorang penerima manfaat di Bekasi yang menerima pembayaran hingga Rp500 juta.

Lalu, para penerima manfaat juga mendapat perlindungan berupa apabila terjadi kecelakaan kerja, jaminan kesehatannya pengobatannya dijamin.

"Dan apabila meninggal karena kecelakaan kerja, mendapat santunan keluarganya Rp72 juta ditambah asuransi untuk jaminan pendidikan dari mulai TK sampai perguruan tinggi untuk dua orang anak," ujarnya.

Kemudian, santunan kepada keluarga jika kematian yang disebabkan karena sakit hingga Rp42 juta.

Ia mengatakan secara keseluruhan total anggota keluarga yang terlindungi mencapai 17 juta anggota keluarga.

Demul pun menyampaikan untuk bisa mengakses kepesertaan asuransi ini untuk para kepala keluarga, mereka akan menggunakan aplikasi Asuransi Aing.

(mnf/fra)

Read Entire Article
Sports | | | |