Karyawan Lakers Gembira dengan Peralihan Kepemilikan Baru

2 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA

Los Angeles Lakers baru saja menapaki babak baru dalam sejarah panjang mereka. Kepemilikan klub berganti tangan dari Mark Walter ke Bob Iger dan Josh Kushner. Transformasi ini memicu reaksi beragam di kalangan karyawan Lakers. Banyak yang merasa lega, setelah sebelumnya merasa tidak puas dengan gaya kepemimpinan Walter.

Penjualan Walter yang bernilai fantastis, mencapai 12,5 miliar Dolar AS, menandai sebuah tonggak penting. Sebelumnya, Walter telah mengakuisisi Lakers dengan nilai 10 miliar Dolar AS pada musim panas lalu—angka yang saat itu juga mengejutkan dunia olahraga.

Namun, aroma tak sedap tercium dari dalam organisasi. Dan Woike dari The Athletic melaporkan bahwa beberapa karyawan menyambut optimisme terhadap pemilik baru. Mereka menilai kepemimpinan sebelumnya kurang diapresiasi. "Berbagai sumber dari berbagai departemen menyatakan keyakinan baru pada arah franchise di bawah Iger dan Kushner," tulis Woike.

Beberapa merasa pengaruh Dodgers terlalu dominan dalam penggunaan analitik, yang dilakukan dengan cara arogan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan staf operasional dan pemain. Meskipun manajemen baru datang tanpa rekam jejak sekelas Dodgers, banyak yang menyambut perubahan ini.

Walaupun demikian, sebagian besar karyawan masih belum sepenuhnya menerima penjualan sebelumnya dan tampaknya tidak terlalu terganggu dengan pergantian kepemilikan. "Secara umum, hal itu tidak mempengaruhi karyawan Lakers. Lebih dari setahun terakhir ini penuh dengan kekacauan, perubahan filosofis, rekan kerja baru, dan prosedur baru," jelas Woike. Kejutan dari penjualan sebelumnya masih terpatri dalam ingatan mereka sehingga peringatan telepon dan pesan teks yang mengejutkan lainnya terasa cukup familiar.

Sementara itu, menurut Sportscape Magazine, ada kemungkinan besar karyawan Lakers mungkin tidak akan bekerja di bawah Iger dan Kushner sesuai jadwal yang diharapkan. Gubernur Lakers, Jeanie Buss, bersikeras menentang upaya saudara-saudaranya untuk menjual sisa saham keluarga Buss sebesar 17,8 persen kepada kelompok pemilik baru. Melalui pengacaranya, Jeanie berargumen bahwa penjualan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari ketiga wali amanat, termasuk dirinya sendiri.

Perselisihan ini berpusat pada perintah pengadilan tahun 2017 yang bertujuan mempertahankan statusnya sebagai pemilik pengendali tim. Berdasarkan aturan NBA, pemilik harus memiliki setidaknya 15 persen saham waralaba.

Meskipun demikian, kelima saudara Buss—Jim, Johnny, Janie, Joey, dan Jesse—bersatu dalam keinginan mereka untuk menjual. Namun, kubu Buss menuduh bahwa pemberitaan ESPN tentang masalah ini bergantung pada kebocoran "palsu".

Dengan penjualan saham pengendali Walter senilai 12,5 miliar Dolar AS yang masih menunggu persetujuan dewan NBA, keretakan dalam keluarga Buss ini menambah lapisan ketidakpastian pada kesepakatan yang tampaknya hampir rampung.

Artikel Tag: jeanie buss

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/karyawan-lakers-gembira-dengan-peralihan-kepemilikan-baru

Read Entire Article
Sports | | | |