Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) resmi pindah kantor, Selasa (5/5) siang.
Dari semula berkantor di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), kini Kompolnas menempati kantor baru di gedung kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Saat menghadiri peresmian kantor baru Kompolnas itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan harapan masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Listyo berharap Kompolnas semakin independen setelah menempati gedung baru di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
"Dengan keberadaan gedung baru ini, kami harapkan Kompolnas semakin independen sebagai mitra strategis Polri untuk memastikan institusi Polri dapat melaksanakan tugas secara profesional," kata Listyo Sigit usai menghadiri peresmian kantor baru Kompolnas, dikutip dari Antara.
Sementara itu, Djamari berharap dengan tidak lagi berada di wilayah kompleks PTIK, masyarakat tidak lagi sungkan untuk datang dan melapor ke Kompolnas. Djamari adalah Ketua Kompolnas.
"Tujuannya [pindah] pertama supaya masyarakat yang berkepentingan atau berhubungan dengan Kompolnas bisa datang dengan tidak perlu ragu-ragu datang," ujarnya dalam konferensi pers bersama, siang ini.
Meskipun sudah tidak lagi di PTIK, Djamari menekankan seluruh kerja-kerja Kompolnas dilakukan dalam rangka perbaikan untuk Polri dari masa ke masa.
Lebih lanjut, ia juga memastikan Kompolnas terbuka bagi siapa saja yang memerlukan ataupun ingin memberikan masukan terkait isu-isu kepolisian.
"Dengan gedung baru ini memungkinkan kami untuk bisa bekerja lebih baik dibandingkan sebelumnya, walaupun mungkin agak jauh dengan Mabes Polri, agak jauh juga dari Kemenko Polkam. Tidak apa-apa, jarak memisahkan itu tapi hati kita akan dekat," tuturnya.
Di sisi lain, Listyo menegaskan Polri membutuhkan masukan dan evaluasi dari Kompolnas agar kinerja institusi semakin baik, profesional, serta mampu merespons berbagai keluhan masyarakat secara cepat.
Selain itu, Kapolri juga berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat mendorong Kompolnas untuk lebih banyak menyerap aspirasi, respons, dan pengaduan masyarakat terhadap Polri sebagai bagian dari upaya perbaikan institusi.
"Sehingga harapan masyarakat terhadap institusi Polri dapat semakin terpenuhi. Baik Kompolnas maupun Polri diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik," ujarnya.
Koordinasi dengan Polri
Sementara itu, Djamari menyatakan meskipun kini jaraknya terpaut jauh, di mana Kompolnas tak lagi berada di lingkungan kepolisian, secara koordinasi masih akan mudah dilakukan.
"Walaupun jaraknya lebih jauh dari Mabes Polri maupun Kemenko Polkam, hal itu tidak menjadi masalah. Secara fisik mungkin terpisah, tetapi secara koordinasi tetap dekat," ujarnya.
Terkait kepindahan dari PTIK, sebelumnya, anggota Kompolnas Yusuf Warsyim menyebut langkah itu dilakukan pihaknya dalam rangka menjaga independensi selaku pengawas Kepolisian.
"Ini gedung kita menumpang di PTIK. Jadi kita ingin pindah dan insya Allah tahun 2026 ini akan berpindah yang bisa menunjukkan bahwa Kompolnas independen, tidak lagi di sini," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (5/1).
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Kompolnas Choirul Anam menyebut langkah ini juga sebagai bentuk penguatan kelembagaan sekaligus jawaban atas harapan dan kritik masyarakat.
Anam menyebut independensi Kompolnas di setiap kerja-kerja pengawasan terus dipertanyakan lantaran masih berkantor di area kepolisian. Meskipun, kata dia, secara kelembagaan Kompolnas tetap bekerja sesuai tugas dan kewenangannya.
"Jadi pindah kantor itu salah satunya memang, kritiknya masyarakat begitu. Jadi kalau Kompolnas mau independen, gimana wong kantornya di kantor polisi," tuturnya.
(antara/tfq/kid)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
6















































