Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Mimpi Joao Fonseca untuk memenangkan gelar turnamen ATP pertama di kandang sendiri harus berakhir usai ia menelan kekalahan mengejutkan di Rio Open, Rio de Janeiro musim 2026.
Petenis yang merupakan petenis dengan peringkat tertinggi yang masih tersisa di Rio Open ketika ia bermain, kalah tiga set dari petenis berkebangsaan Peru, Ignacio Buse. Performanya di pertandingan tersebut jauh dari sempurna setelah ia melakukan 43 unforced error dan hanya mengkonversi satu dari sembilan peluang break point yang ia ciptakan.
Petenis peringkat 91 dunia, Buse merupakan petenis dengan peringkat terendah yang mengalahkannya di turnamen ATP sejak bulan Agustus musim lalu.
“Di level ini, anda tidak boleh melewatkan kesempatan seperti itu. Itu kesalahan saya, saya merasa sedikit gugup beberapa kali, tetapi itu adalah proses, terus meningkatkan diri, terus berlatih. Saya merasa sedih dengan kekalahan ini, tetapi saya akan terus melangkah,” ungkap Fonseca.
“Saya berhasil mematahkan servisnya ketika keadaan relatif menyulitkan di set pertama, tetapi saya pikir itu lebih karena kesalahannya daripada kemampuan saya. Kemudian di set kedua, saya melewatkan kesempatan besar dan tidak bisa kembali ke pertandingan.”
Kekalahan tersebut terjadi di tengah awal musim yang penuh gejolak bagi petenis berkebangsaan Brazil. Usai mundur dari turnamen di Brisbane awal musim ini karena cedera, ia lalu menelan kekalahan beruntun di laga pembuka Australian Open dan Argentina Open.
Pekan ini di Rio Open, ia untuk kali pertama mencetak kemenangan di turnamen ATP musim 2026 setelah ia mengalahkan rekan senegaranya, Thiago Monteiro sebelum kalah dari Buse.
“Ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” lanjut Fonseca.
“Intinya adalah mengurangi kesalahan. Jika saya tidak melakukan kesalahan, mungkin saya akan menang, bukan? Tetapi saya tahu tenis tidak seperti itu, akan ada pertandingan di mana anda melakukan lebih banyak kesalahan. Kali ini adalah hari di mana saya tidak bisa menemukan ritme saya, saya terus mencoba menemukannya. Bagaimanapun, itulah tenis.”
Performa buruk petenis berkebangsaan Brazil terjadi setelah musim gemilangnya pada musim 2025, ketika ia memenangkan dua gelar, termasuk gelar di Basel. Ia pernah menduduki peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 24 dunia, tetapi saat ini berada di peringkat 38 dunia.
Meskipun kalah dari Buse, ia masih memiliki peluang untuk memenangkan trofi di Rio Open nomor ganda. Ia bermain bersama Marcelo Melo dan mereka telah lolos ke semifinal setelah mengalahkan pasangan unggulan kedua, Andres Molteni dan Maximo Gonzalez.
“Akan ada pekan-pekan di mana anda kalah dan pekan berikutnya anda harus mengubah pola pikir anda dan mencoba menemukan solusi,” tukas Fonseca.
“Saya rasa besok saya akan bangun dengan semangat yang sama. Marcelo dan saya telah menjadi tim yang bagus dan kami telah bermain tenis dengan baik, jadi saya rasa sudah waktunya untuk tidur, berpikir ulang, merenung sedikit, dan melanjutkan.”
Artikel Tag: rio open, joao fonseca
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/joao-fonseca-sedih-dengan-performa-tak-memuaskan-di-rio-de-janeiro

7 hours ago
5

















































