Ligaolahraga.com -
Berita Golf- Jenny Shin berada di posisi terdepan untuk mengakhiri penantian panjangnya meraih gelar LPGA Tour setelah tampil dominan pada dua putaran pertama ISPS Handa Women's Scottish Open 2026 di Dundonald Links, Skotlandia.
Pegolf berusia 33 tahun asal Korea Selatan itu mencatatkan skor 66 dan 67 untuk mengumpulkan total 11 under par. Catatan tersebut membuatnya unggul lima pukulan atas peraih medali perak Olimpiade, Esther Henseleit, yang menempati posisi kedua. Sementara juara mayor A Lim Kim berada di urutan ketiga dengan total lima under par.
Shin mengaku memiliki hubungan khusus dengan golf links sejak pertama kali tampil di Women's British Open di Carnoustie sekitar 15 tahun lalu. Menurutnya, karakter lapangan links yang dipengaruhi angin dan kondisi cuaca menuntut kreativitas tinggi dalam setiap pukulan.
"Saya langsung jatuh cinta dengan golf links. Kondisinya bisa berubah sangat cepat, satu hari angin sangat kencang lalu keesokan harinya benar benar tenang. Lapangan seperti ini menguji kreativitas setiap pemain dan saya sangat menikmatinya," ujar Shin.
Ia juga merasa diuntungkan karena sudah beberapa kali bermain di Dundonald Links. Pengalaman tersebut membuatnya lebih memahami karakter green dan arah break di setiap hole.
"Dundonald memiliki karakter yang berbeda. Saya sudah beberapa kali bermain di sini sehingga cukup memahami kontur green. Pengalaman itu tentu membantu," katanya.
Selama dua putaran pertama, Jenny Shin hanya membutuhkan 50 putt, sebuah statistik yang menjadi salah satu kunci penampilannya. Jika mampu mempertahankan performa tersebut hingga akhir pekan, ia berpeluang meraih gelar LPGA Tour kedua dalam kariernya setelah terakhir kali menjadi juara pada Volunteers of America Texas Shootout tahun 2016.
Di sisi lain, sejumlah nama besar masih berusaha mengejar ketertinggalan. Juara bertahan Lottie Woad membukukan skor 70 pada putaran kedua untuk naik ke posisi 11 bersama, meski masih tertinggal 11 pukulan dari pemuncak klasemen.
"Saya memang masih cukup jauh, tetapi kondisi cuaca akhir pekan diperkirakan akan sulit. Dalam golf links, banyak hal masih bisa berubah," ujar Woad.
Sementara itu, pegolf nomor satu dunia Nelly Korda harus puas berada di papan tengah setelah menutup putaran kedua dengan empat bogey beruntun. Korda membukukan skor 76 dan kini berada di posisi 41 bersama dengan total empat over par.
Charley Hull juga berhasil menyelamatkan langkahnya ke akhir pekan. Setelah mencuri perhatian karena mencatat quadruple bogey sembilan pada putaran pertama yang viral di media sosial, pegolf Inggris tersebut bangkit dengan skor 71 untuk lolos cut di posisi 49 bersama dengan total lima over par.
Dengan dua putaran tersisa dan prakiraan cuaca yang masih sulit diprediksi, persaingan memperebutkan gelar Women's Scottish Open diperkirakan masih akan berlangsung ketat meski Jenny Shin untuk sementara tampil sebagai favorit utama.
Artikel Tag: lpga, dundonald, charley hull, golf wanita, nelly korda
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jenny-shin-kuasai-womens-scottish-open-unggul-lima-pukulan

4 hours ago
7

















































