Ligaolahraga.com -
Berita Golf - Jenny Shin semakin dekat mengakhiri penantian panjang untuk kembali mengangkat trofi di LPGA Tour. Pegolf berusia 33 tahun asal Korea Selatan itu tetap memimpin klasemen ISPS Handa Women's Scottish Open 2026 setelah membukukan skor 71 atau satu di bawah par pada putaran ketiga di Dundonald Links, Skotlandia.
Hasil tersebut membuat total skor Shin menjadi 12 di bawah par dan mempertahankan keunggulan lima pukulan atas para pesaingnya menjelang putaran final. Posisi tersebut menempatkannya sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar LPGA pertamanya sejak menjuarai Volunteers of America Texas Shootout pada 2016.
Shin mengaku performa pukulannya sepanjang pekan ini menjadi salah satu faktor terbesar di balik penampilan impresifnya.
"Ini adalah kualitas pukulan terbaik yang pernah saya rasakan saat datang ke Scottish Open. Bahkan sejak latihan, saya merasa jauh lebih percaya diri dan tidak lagi ragu ketika berdiri di atas bola. Kepercayaan diri memang memberikan pengaruh yang sangat besar," ujar Shin.
Meski berada di posisi ideal, Shin mengakui tekanan menjelang putaran penentuan mulai terasa. Ia bahkan mengatakan sempat kehilangan fokus beberapa kali saat bermain pada Sabtu.
"Saya hanya berharap besok tetap bisa melihat bola dengan jelas. Ada beberapa momen hari ini ketika saya menunduk, tetapi rasanya seperti tidak bisa melihat bola. Saya ingin tetap fokus pada setiap pukulan dan tidak memikirkan hasil akhirnya, meski itu sangat sulit dilakukan," katanya.
Karier Shin sebenarnya sudah dipenuhi prestasi sejak usia muda. Pada usia 13 tahun, ia menjadi salah satu juara termuda U.S. Girls' Junior Amateur sebelum beralih ke profesional pada 2010. Setahun kemudian, ia mulai meraih kemenangan di Epson Tour dan akhirnya mencatat gelar perdana LPGA Tour pada 2016.
Namun setelah kemenangan tersebut, Shin harus melalui masa yang tidak mudah. Ia beberapa kali tampil kompetitif dengan mencatat puluhan finis 10 besar, tetapi selalu gagal mengubah peluang menjadi kemenangan.
Alih alih mencoba mengabaikan tekanan, Shin justru memilih menerima semua pikiran yang muncul menjelang putaran final.
"Saya memang suka berpikir. Bahkan saya suka memikirkan apa yang sedang saya pikirkan. Isi kepala saya cukup kacau, tetapi itulah cara saya mempersiapkan diri. Saya mencoba menyesuaikan diri dengan situasi dan membawa diri ke kondisi terbaik," ujarnya.
Pada putaran final, Jenny Shin akan bermain bersama Erika Hara dan Pajaree Anannarukarn yang menjadi pesaing terdekatnya. Jika mampu mempertahankan keunggulan, ia akan mengakhiri penantian hampir satu dekade sekaligus membawa modal berharga menuju AIG Women's Open pekan depan.
Artikel Tag: lpga, dundonald, golf wanita
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jenny-shin-kuasai-womens-scottish-open-siap-akhiri-puasa-gelar

4 hours ago
1

















































