Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Masa depan Gervonta Davis kembali menjadi sorotan menjelang paruh kedua 2026. Petinju asal Baltimore yang dikenal dengan julukan "Tank" itu disebut siap kembali naik ring setelah menjalani periode sulit yang membuat kariernya sempat terhambat.
Davis terakhir kali bertarung pada pertengahan 2025 saat menghadapi Lamont Roach Jr. Pertarungan tersebut berakhir imbang dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar maupun pengamat tinju. Banyak pihak menilai Roach layak meraih kemenangan setelah sejumlah momen kontroversial terjadi sepanjang laga.
Setelah pertarungan tersebut, aktivitas Davis di dunia tinju praktis terhenti. Berbagai persoalan di luar ring membuat mantan juara dunia itu kehilangan momentum. Situasi tersebut bahkan berdampak pada statusnya di WBA. Organisasi tinju tersebut menurunkan Davis menjadi champion in recess, sehingga gelar juara dunia kelas ringan yang sebelumnya ia pegang kini berada dalam status kosong.
Meski demikian, nama Davis masih menjadi magnet besar di dunia tinju profesional. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa ia sedang mempersiapkan comeback pada musim gugur tahun ini dengan target kembali bersaing di level elite.
Perubahan terbesar tampaknya terjadi di sudut ring. Berdasarkan laporan yang beredar di media tinju internasional, Davis dikabarkan tidak lagi bekerja sama dengan pelatih lamanya, Calvin Ford. Sebagai gantinya, ia disebut memilih Jose Benavidez Sr sebagai arsitek baru dalam kariernya.
Benavidez Sr merupakan sosok yang sangat dihormati di dunia tinju. Ia dikenal luas sebagai pelatih dari David Benavidez, salah satu petinju terbaik Amerika Serikat yang sukses merebut gelar juara dunia di lebih dari satu divisi.
Sumber yang dekat dengan kubu Gervonta Davis mengungkapkan bahwa keduanya telah menjalani sesi latihan bersama di Florida Selatan beberapa pekan lalu. Hasilnya dinilai positif dan membuka jalan bagi kerja sama jangka panjang.
Apabila kolaborasi tersebut benar terwujud, publik bisa melihat perubahan gaya bertarung Davis. Benavidez Sr dikenal menerapkan strategi agresif dengan tekanan konstan kepada lawan. Filosofi itu berpotensi membuat Davis tampil lebih aktif dibandingkan beberapa pertarungan terakhirnya.
Sementara itu, lawan berikutnya masih menjadi tanda tanya. Nama Floyd Schofield sempat disebut sebagai kandidat terkuat. Namun belakangan, Davis juga memancing perhatian setelah menantang Devin Haney melalui media sosial. Langkah tersebut memunculkan spekulasi bahwa ia mungkin akan naik ke kelas super ringan atau bahkan welter demi mendapatkan pertarungan bernilai besar.
Dengan rekor 30 kemenangan, 28 di antaranya melalui knockout, Gervonta Davis masih dianggap sebagai salah satu petinju paling berbahaya di dunia. Kini, seluruh perhatian tertuju pada langkah berikutnya, apakah comeback tersebut akan menjadi awal kebangkitan baru atau justru tantangan terberat dalam kariernya.
Artikel Tag: wba, david benavidez, kelas ringan, gervonta davis, kelas ringan super
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/jelang-comeback-gervonta-davis-rekrut-pelatih-benavidez

3 hours ago
8

















































