Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Jannik Sinner menjadi petenis ketiga dalam sejarah yang mampu memenangkan keenam turnamen Masters 1000 yang digelar di hard-court usai menjuarai Indian Wells Open musim 2026.
Bergabung dengan Novak Djokovic dan Roger Federer, petenis berkebangsaan Italia menorehkan tonggak bersejarah tersebut usai memetik kemenangan ketat 7-6, 7-6 atas Daniil Medvedev di final Indian Wells Open.
Dengan tidak kehilangan satu set pun di sepanjang turnamen, petenis berusia 24 tahun juga menjadi petenis putra pertama yang memenangkan gelar Masters tanpa kehilangan satu set pun sejak turnamen level tersebut diperkenalkan pada musim 1990, setelah kemenangan tanpa cela sang petenis di Paris Masters pada bulan November lalu.
Di final Indian Wells Open yang dramatis, petenis unggulan kedua bangkit dari kedudukan 0/4 di babak tiebreak set kedua melawan petenis unggulan ke-11, Medvedev dengan menyambar tujuh poin secara beruntun. Menyusul kemenangan tersebut, ia pun menunjuk dadanya, lalu mengacungkan tangannya ketika penonton memberinya sambutan meriah.
“Saya tetap percaya dan terus berusaha,” ungkap Sinner ketika ditanya tentang bagaimana ia membalikkan keadaan di babak tiebreak set kedua.
“Saya fokus sedikit lebih fokus dengan pukulan saya. Jika sampai set ketiga, kedudukan akan imbang, jadi, saya berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikannya dan saya merasa sangat senang. Itu adalah akhir yang luar biasa.”
Pekan sempurna juara ATP Finals musim 2025 di Indian Wells, California, yang menjadi gelar pertamanya pada musim 2026, juga membuatnya memperkecil jarak dengan petenis peringkat 1 dunia, Carlos Alcaraz yang mengawali musim ini dengan memenangkan gelar Australian Open dan Qatar Open di Doha, tetapi awal yang tidak terkalahkan tersebut berakhir di tangan Medvedev ketika mereka bertemu di semifinal Indian Wells Open.
Saat ini menghuni peringkat 2 dunia dan terpaut 2.200 poin dengan Alcaraz, petenis berkebangsaan Italia kini memiliki peluang emas untuk semakin memperkecil jarak tersebut. Ia tidak berkompetisi di turnamen Masters 1000 yang digelar di Miami, Monte Carlo, dan Madrid musim lalu karena menjalani larangan bertanding, dengan ketiga turnamen akan digelar dalam tujuh pekan ke depan.
“Itu pertandingan yang sangat, sangat menyulitkan,” aku Sinner. “Sungguh luar biasa melihat Daniil kembali bermain di level ini. Saya merasa sangat gembira. Saya datang ke sini dari hari pertama, berlatih dengan sangat keras, dan hasil ini membuat saya merasa sangat gembira. Berbagi momen ini bersama tim dan teman-teman di sini terasa benar-benar istimewa.”
Kini petenis berusia 24 tahun telah memenangkan keenam gelar Masters yang digelar di hard-court, yaitu di Indian Wells, Miami, Kanada, Cincinnati, Shanghai, dan Paris. Sementara kemenangan melawan Medvedev membuatnya menjadi petenis Italia pertama yang mencatatkan 100 kemenangan di turnamen Masters 1000. Disandingkan dengan gelar Australian Open, US Open, dan ATP Finals, kini ia telah melengkapi koleksi gelar-gelar paling bergengsi yang digelar di turnamen hard-court.
Sementara itu, Sinner kini unggul dengan 9-7 dalam head to head melawan Medvedev dan total mencatatkan 13-2 pada musim ini.
Artikel Tag: indian wells open, daniil medvedev, jannik sinner
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-lengkapi-perjalanan-sempurna-dengan-gelar-di-indian-wells

5 hours ago
2

















































