Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Jannik Sinner kembali ke Wimbledon sebagai juara bertahan, memasuki grass-court untuk kali pertama sejak memenangkan gelar Grand Slam tersebut musim lalu.
Hal tersebut menandai kali pertama petenis berkebangsaan Italia memasuki Wimbledon musim 2026 tanpa melakoni satu pun turnamen pemanasan jelang Grand Slam di London, tetapi meskipun begitu, ia merasa telah sepenuhnya mempersiapkan diri untuk mempertahankan gelar prestisius tersebut.
“Saya merasa prima,” ungkap Sinner. “Saya pikir grass-court adalah permukaan yang sangat berbeda. Anda datang ke sini untuk berusaha dengan kemampuan terbaik anda. Pada waktu yang sama, jika anda melakoni turnamen sebelum tiba di sini, mungkin itu tidak akan berjalan sesuai yang anda inginkan, anda akan datang ke sini dengan beberapa keraguan. Jika anda tidak melakoni turnamen apa pun, anda tidak akan memiliki keraguan, anda hanya masuk ke lapangan dan bermain.”
“Musim lalu, saya kalah di babak kedua Halle Open. Saya datang ke sini dan saya bermain dengan sangat baik. Setiap musim berbeda. Saya berusaha untuk memiliki kepercayaan diri sebanyak mungkin dengan pukulan dan kemampuan saya. Babak-babak pertama, selalu berlangsung dengan sangat sengit. Saya mengetahuinya secara mental. Kami mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.”
Persiapan untuk turnamen grass-court petenis peringkat 1 dunia berbanding terbaik dengan persiapan untuk turnamen clay-court, di mana ia berkompetisi di turnamen Masters 1000 yang digelar di Monte Carlo, Madrid, dan Roma, perjalanan yang mengantarkannya menorehkan Career Golden Masters (memenangkan kesembilan gelar Masters).
Namun, perjalanan juara ATP Finals musim 2025 di French Open berakhir lebih dini dengan kekalahan mengejutkan dari petenis berkebangsaan Argentina, Juan Manuel Cerundolo di babak kedua, di mana ia kewalahan secara fisik dalam kondisi yang menantang. Merenungkan hal tersebut, ia menekankan usaha dirinya dan timnya untuk melangkah maju.
“Anda tidak bisa mensimulasikan 100 persen apa yang anda rasakan dalam pertandingan karena ketegangan yang terjadi sebelum dan sesudah pertandingan. Kami melakukan beberapa perubahan. Saya tidak mengatakan perubahan besar. Tetapi saya selalu percaya dalam detail-detail dan perubahan kecil,” jelas Sinner.
“Kami merasa senang saat ini dengan apa yang kami lakukan. Hasilnya tidak akan kami lihat di sini. Itu proses panjang. Tidak ada keajaiban di baliknya. Kami berusaha sekeras mungkin. Saya merasa sangat gembira dengan usaha yang kami kerahkan dalam dua pekan setengah terakhir. Hari-hari yang sangat panjang. Saya merasa mempersiapkan dengan baik.”
Sinner akan mengawali Wimbledon musim ini dengan melawan petenis berkebangsaan Serbia, Miomir Kecmanovic sebagai pertandingan pembuka di lapangan utama sebagai tradisi juara bertahan.
Artikel Tag: wimbledon, miomir kecmanovic, jannik sinner, juan manuel cerundolo
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-akui-tak-miliki-formula-ajaib-untuk-kebangkitan-di-wimbledon

7 hours ago
7

















































