Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Errol Spence Jr menutup kariernya sebagai salah satu petinju kelas welter terbaik pada era modern. Namun, ketika diminta menyebut empat petinju terhebat sepanjang sejarah di divisi tersebut, Spence memilih sejumlah legenda yang berhasil mencapai prestasi yang belum sempat ia raih.
Spence memulai karier profesional setelah tersingkir di perempat final Olimpiade London 2012. Kesuksesan mulai diraihnya pada 2017 ketika mengalahkan Kell Brook di Sheffield untuk merebut sabuk juara dunia IBF kelas welter.
Setelah itu, petinju asal Texas tersebut mempertahankan gelarnya beberapa kali sebelum menyatukan sabuk dengan mengalahkan juara WBC Shawn Porter dan pemegang gelar WBA Super Yordenis Ugas.
Puncak karier Spence datang saat menghadapi Terence Crawford dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas welter pada 2023. Namun, ia kalah melalui technical knockout pada ronde kesembilan.
Sebelum pertarungan besar tersebut berlangsung, Spence pernah diminta Dan Canobbio untuk menyebut "Mount Rushmore" atau empat petinju kelas welter terbaik sepanjang masa versinya.
"Saya memilih Sugar Ray Leonard karena pertarungannya melawan Tommy Hearns dan Roberto Duran benar-benar luar biasa," ujar Spence.
Selain Leonard, Errol Spence Jr juga memasukkan Floyd Mayweather ke dalam daftarnya. Untuk nama berikutnya, ia sempat menyebut Roberto Duran, tetapi kemudian mengaku lebih mengingat kiprah Duran di kelas ringan meski tetap tampil impresif saat bertarung di kelas welter.
Spence kemudian memilih Manny Pacquiao, Felix Trinidad, dan Oscar De La Hoya sebagai nama-nama yang menurutnya layak berada di jajaran petinju terbaik.
Daftar tersebut memang dipenuhi legenda yang memiliki pencapaian luar biasa. Sugar Ray Leonard dikenang lewat kemenangan ikonik atas Thomas Hearns dan Roberto Duran, sementara Trinidad mencatat masa kejayaan panjang di kelas welter sebelum mengalahkan De La Hoya dalam duel unifikasi.
Oscar De La Hoya sendiri berhasil menjadi juara dunia di enam divisi berbeda, sedangkan Mayweather mendominasi kelas welter pada penghujung kariernya dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Pacquiao juga mencetak sejarah sebagai satu-satunya petinju yang mampu merebut gelar juara dunia di delapan divisi berbeda.
Kini, setelah kalah dari Tim Tszyu pada laga comeback di kelas menengah dan memutuskan pensiun, Errol Spence Jr mengakhiri kariernya dengan catatan sebagai mantan juara dunia terpadu kelas welter yang pernah menjadi salah satu petinju terbaik pada masanya.
Artikel Tag: manny pacquiao, floyd mayweather jr, kelas ringan, kelas welter, oscar de la hoya, terence crawford, errol spence jr, kelas menengah, felix trinidad, sugar ray leonard
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ini-empat-petinju-kelas-welter-terhebat-versi-errol-spence-jr

5 hours ago
5

















































