Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Marco Antonio Barrera merupakan salah satu petinju Meksiko paling terkenal dalam sejarah. Namun, ketika diminta memilih lima petinju terbaik dari negaranya, mantan juara dunia tiga divisi tersebut justru tidak memasukkan namanya sendiri.
Barrera menyampaikan pilihannya ketika berbicara kepada Behind The Ropes Boxing. Menariknya, ia menempatkan Julio Cesar Chavez sebagai petinju Meksiko terbaik sepanjang masa.
“Nomor satu Julio Cesar Chavez, kedua Salvador Sanchez, ketiga Ricardo Lopez, keempat Juan Manuel Marquez, dan kelima Canelo,” ujar Barrera.
Pilihan tersebut mencakup sejumlah legenda terbesar dalam sejarah tinju Meksiko.
Chavez menjadi nama pertama dalam daftar Marco Antonio Barrera. Legenda kelas ringan tersebut mengawali karier profesionalnya dengan catatan luar biasa, tidak terkalahkan dalam 90 pertarungan pertamanya. Sepanjang kariernya, Chavez menjadi juara dunia di tiga kelas dan menghadapi sejumlah petinju elite pada masanya.
Di posisi kedua terdapat Salvador Sanchez, salah satu talenta paling berbakat yang pernah dimiliki Meksiko. Sanchez meraih gelar juara dunia WBC kelas bulu dan mempertahankannya sembilan kali sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan mobil pada 1982, ketika baru berusia 23 tahun.
Ricardo “Finito” Lopez menempati posisi ketiga. Ia pensiun tanpa pernah mengalami kekalahan dalam 52 pertarungan profesional. Lopez juga dikenal sebagai salah satu petinju kelas minimumweight terbaik sepanjang masa dan berhasil mempertahankan gelar dunia WBC sebanyak 21 kali.
Juan Manuel Marquez berada di urutan keempat. Ia menjadi salah satu petinju Meksiko yang berhasil meraih gelar dunia di empat kelas berbeda. Rivalitasnya dengan Manny Pacquiao juga menjadi bagian penting dari warisan kariernya.
Sementara itu, Canelo Alvarez melengkapi lima besar Barrera. Canelo telah memenangkan gelar dunia di empat kelas dan menjadi salah satu bintang terbesar dalam era modern.
Barrera sendiri memiliki alasan kuat untuk masuk dalam daftar legenda Meksiko. Ia memulai karier dengan 43 kemenangan beruntun sebelum dua kekalahan dari Junior Jones menghentikan rekor tak terkalahkannya.
Setelah sempat pensiun, Barrera kembali dan meraih kemenangan ikonik atas Erik Morales serta Naseem Hamed. Ia kemudian menjadi juara dunia di kelas featherweight dan super featherweight.
Meski memiliki pencapaian luar biasa, Marco Antonio Barrera memilih menempatkan empat legenda lainnya dan Canelo di atas dirinya ketika menentukan lima petinju Meksiko terbaik sepanjang masa.
Artikel Tag: kelas bulu, kelas ringan, marco antonio barrera, julio cesar chavez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ini-5-petinju-meksiko-terbaik-versi-marco-antonio-barrera

4 hours ago
2

















































