Ligaolahraga.com -
Berita Golf - Pegolf Korea Selatan, Ina Yoon, mencuri perhatian pada hari pertama KPMG Women's PGA Championship 2026 di Hazeltine National Golf Club, Minnesota. Tampil tanpa beban, Yoon membukukan skor sembilan di bawah par 63, menyamai rekor putaran terendah dalam sejarah turnamen sekaligus memimpin klasemen sementara dengan keunggulan dua pukulan.
Yoon, yang saat ini menempati peringkat 39 dunia, mengakhiri putaran dengan luar biasa. Ia mencetak birdie di lima dari enam hole terakhir berkat permainan putting yang nyaris sempurna. Hasil tersebut menjadi langkah besar bagi pegolf berusia 23 tahun itu yang masih memburu kemenangan pertamanya di LPGA Tour.
"Saya hanya berusaha memukul bola sebaik mungkin, dan semuanya seperti masuk ke dalam lubang. Hari ini benar benar terasa luar biasa," ujar Yoon.
Ia menambahkan bahwa kunci permainannya adalah tetap menjaga pikiran tetap tenang.
"Saya berusaha tidak memikirkan apa pun. Fokus pada proses dan apa yang harus saya lakukan di setiap pukulan. Hari ini semuanya berjalan dengan sangat baik."
Skor 63 yang dibukukan Ina Yoon menyamai rekor terbaik sepanjang sejarah Women's PGA Championship yang sebelumnya juga pernah dicatat oleh Nelly Korda pada putaran kedua edisi 2021 serta legenda golf Inbee Park dan Patty Sheehan pada kesempatan berbeda. Catatan tersebut juga menjadi salah satu skor pembuka terbaik dalam sejarah turnamen major golf putri.
Di posisi kedua terdapat Karis Davidson asal Australia dengan skor 65. Davidson mencatat delapan birdie dan membukukan ronde terbaik sepanjang karier profesionalnya di LPGA Tour.
"Saya banyak mengenai fairway dan green. Putting saya juga sangat bagus hari ini. Rasanya hampir setiap peluang bisa berubah menjadi birdie," kata Davidson.
Sementara itu, Alexa Pano dan A Lim Kim berbagi posisi ketiga setelah sama sama mencatat skor 67. Pano mengaku fokus menjaga konsentrasi pada setiap pukulan menjadi kunci penampilannya.
Juara dua major musim ini, Nelly Korda, belum mampu menunjukkan permainan terbaik. Pegolf nomor satu dunia itu harus puas mencatat skor 70 setelah melakukan double bogey di hole 16 akibat tee shot yang masuk ke area air.
"Saya hanya membuat satu ayunan yang buruk. Saya langsung tahu bola itu tidak mengenai sasaran. Hole tersebut memang cukup menantang dari tee," ujar Korda.
Meski tertinggal tujuh pukulan dari Ina Yoon, peluang Korda untuk mengejar masih terbuka. Ia tengah memburu sejarah sebagai pegolf ketiga yang mampu menjuarai tiga turnamen major pertama dalam satu musim, mengikuti jejak Babe Zaharias pada 1950 dan Inbee Park pada 2013.
Persaingan diperkirakan akan semakin ketat pada putaran kedua, mengingat sejumlah nama besar masih berada dalam jarak yang relatif dekat dengan puncak klasemen.
Artikel Tag: hazeltine, golf wanita, kpmg womens pga championship, nelly korda, a lim kim
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/ina-yoon-samai-rekor-major-pimpin-kpmg-womens-pga-championship

4 hours ago
7

















































