Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Pelatih Irak, Graham Arnold, meminta para pemainnya tidak larut dalam kekecewaan setelah kalah 1-4 dari Norwegia pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Menurutnya, hasil tersebut memang menyakitkan, tetapi Singa Mesopotamia masih memiliki dua pertandingan tersisa yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Irak sempat memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Norwegia di Stadion Boston, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Erling Haaland membawa Norwegia unggul lebih dahulu pada menit ke-29 sebelum Aymen Hussein menyamakan kedudukan. Namun, Haaland kembali mencetak gol sebelum jeda, lalu Leo Ostigard dan gol bunuh diri Hussein memastikan kemenangan telak wakil Eropa tersebut.
Meski kalah dengan selisih tiga gol, Graham Arnold melihat sejumlah hal positif dari penampilan timnya. Pelatih asal Australia itu menilai Irak mampu memberikan tekanan kepada Norwegia dalam banyak momen pertandingan. Namun, ia mengakui kesalahan kecil sangat mahal ketika menghadapi pemain-pemain berkualitas di level tertinggi seperti Piala Dunia.
"Kami memberikan tekanan yang baik kepada Norwegia. Namun, beberapa kesalahan saat menghadapi pemain dengan kualitas seperti itu akan selalu dihukum. Kami harus belajar dari kesalahan yang kami buat," ujar Arnold.
Arnold menilai gol kedua Norwegia menjadi titik balik pertandingan. Gol tersebut berawal dari umpan balik yang kurang sempurna ke arah kiper Jalal Hassan dan berhasil dimanfaatkan Haaland. Menurutnya, kejadian itu memberikan dampak psikologis yang cukup besar kepada para pemain Irak pada sisa pertandingan.
"Itu benar-benar memukul mental para pemain. Saya mencoba membangkitkan semangat mereka dan mengatakan bahwa kejadian itu sudah berlalu, sehingga kami harus segera melupakannya," kata Arnold.
Irak tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun dan kini berada di dasar klasemen Grup I. Norwegia memimpin grup berkat selisih gol yang lebih baik, sementara Prancis juga mengoleksi tiga poin setelah mengalahkan Senegal 3-1 pada laga lainnya.
Meski demikian, Arnold menegaskan tidak ada alasan untuk panik. Format baru Piala Dunia yang melibatkan 48 tim memungkinkan beberapa peringkat ketiga terbaik melaju ke fase gugur. Karena itu, ia percaya peluang Irak untuk lolos masih terbuka lebar jika mampu meraih hasil positif dalam dua laga berikutnya.
"Kami masih berada di fase grup dan ada sembilan poin yang diperebutkan. Kami harus mengambil semua hal positif dari pertandingan ini dan mempersiapkan diri untuk laga berikutnya. Masih ada peluang melalui posisi ketiga dan tiga poin bisa cukup untuk membawa Anda lolos," tegas Arnold.
Arnold juga memberikan pujian kepada Aymen Hussein yang tampil penuh selama 90 menit. Penyerang berusia 29 tahun itu baru pulih dari musim yang terganggu cedera, tetapi tetap mampu mencetak gol dan menunjukkan energi besar sepanjang pertandingan meski akhirnya mencatat gol bunuh diri di penghujung laga.
"Dia bermain penuh selama 90 menit dengan energi yang luar biasa. Tentu saja gol yang dia cetak sangat fantastis," tutur Graham Arnold.
Irak selanjutnya akan menghadapi Prancis di Stadion Philadelphia pada Selasa (23/6/2026) dini hari WIB sebelum menutup fase grup melawan Senegal di Stadion Toronto pada Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB. Arnold pun meminta para pendukung tetap memberikan dukungan penuh kepada tim dalam upaya mengejar peluang lolos ke babak berikutnya.
Artikel Tag: norwegia, irak, graham arnold, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/graham-arnold-minta-irak-bangkit-usai-dibantai-norwegia

3 hours ago
6

















































