Graham Arnold Bidik Sejarah Bersama Irak ke Piala Dunia 2026

7 hours ago 9

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Graham Arnold kini berada di ambang momen penting dalam kariernya sebagai pelatih. Ia berpeluang membawa Irak lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, sebuah pencapaian yang akan menjadi sejarah besar bagi negara tersebut.

Graham Arnold akan memimpin Irak menghadapi Bolivia dalam laga final play-off pada Rabu (1/4/2026) mendatang. Jika berhasil menang, ia akan menjadi pelatih Australia pertama yang meloloskan dua negara berbeda ke Piala Dunia.

Arnold mengakui sejak awal bahwa tugas ini bukanlah pekerjaan mudah. Tekanan besar datang dari ekspektasi tinggi publik Irak, yang sangat mencintai sepak bola dan telah menunggu puluhan tahun untuk kembali tampil di ajang tertinggi tersebut.

Ia menyebut pekerjaan ini sebagai salah satu yang paling sulit di dunia. “Sebelum saya mengambil pekerjaan ini, saya diberi tahu bahwa ini mungkin salah satu pekerjaan tersulit di dunia,” ujar Arnold.

Arnold juga menyadari besarnya harapan dari masyarakat Irak. “Irak tidak lolos ke Piala Dunia selama 40 tahun. Ini tantangan besar dengan tekanan tinggi, dan mereka adalah negara yang sangat mencintai sepak bola,” katanya.

Pengalaman sebelumnya bersama Australia menjadi bekal penting baginya. Ia mengenang momen saat membawa tim tersebut lolos ke Piala Dunia 2005 dan dampak besar yang dirasakan oleh negara.

“Irak adalah negara yang sangat penuh gairah terhadap sepak bola. Saya tahu betapa besar dampaknya jika kami bisa lolos,” ujarnya.

Ia juga menyoroti karakter tim Irak yang selalu tangguh. “Selama bertahun-tahun saya menghadapi Irak, mereka selalu tim yang sangat sulit dikalahkan,” katanya.

Arnold bahkan berusaha memahami budaya setempat dengan tinggal lebih lama di Baghdad. “Dalam 10 bulan terakhir, saya menghabiskan sekitar tujuh bulan di Baghdad untuk memahami budaya mereka,” ujarnya.

Ia menggambarkan betapa besar antusiasme masyarakat terhadap tim nasional. “Saya tidak bisa pergi ke mana-mana tanpa dikerumuni. Semua orang ingin berfoto dan menunjukkan dukungan mereka,” katanya.

Euforia sempat terasa setelah kemenangan dramatis atas Uni Emirat Arab yang memastikan langkah ke babak play-off. “Saya melihat bagaimana orang-orang turun ke jalan merayakan kemenangan itu,” ujarnya.

Namun Graham Arnold tetap mengingatkan timnya untuk tetap fokus. “Emosi kemenangan itu sangat besar, tapi saya harus mengingatkan bahwa kami belum lolos,” katanya.

Kini, laga melawan Bolivia menjadi penentu segalanya. Arnold dan timnya hanya tinggal satu langkah lagi untuk mengakhiri penantian panjang Irak dan menciptakan sejarah baru di panggung dunia.

Artikel Tag: graham arnold, piala dunia 2026, timnas irak

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/graham-arnold-bidik-sejarah-bersama-irak-ke-piala-dunia-2026

Read Entire Article
Sports | | | |