Geger Dentuman di Puncak Cianjur, Warga Lihat Kilatan Cahaya Merah

22 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pada awal pekan ini, warga di kawasan Puncak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) dihebohkan dengan suara dentuman dan kilatan cahaya misterius.

Mengutip dari detikJabar, dentuman hingga kemunculan kilatan cahaya misterius itu terjadi pada Senin (5/1) malam, sekitar pukul 22.15 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suara dentuman itu bahkan terdengar di berbagai wilayah di kawasan puncak Cianjur, mulai dari Kecamatan Cipanas hingga Pacet.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memastikan dentuman dan cahaya misterius yang terjadi di kawasan Puncak Cianjur bukan akibat aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango.

Kepala Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan dan sumber data Badan Geologi, PVMBG, dan ESDM, didapati bahwa aktivitas Gunung Gede Pangrango masih normal.

"Iya aktivitas Gunung Gede masih Normal (Level I)," kata dia, Selasa (6/1) seperti dikutip dari detikJabar.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Iwan Karyadi, mengatakan pihaknya masih menelusuri informasi suara dentuman dan cahaya di kawasan Puncak yang membuat warga resah.

"Kami sedang cari info. Sumber dentuman dan cahayanya darimana. Kami harap warga tetap tenang. Tidak boleh panik, tapi tetap waspada," katanya kemarin.

Kesaksian warga

Tidak hanya suara dentuman, warga juga melihat cahaya berwarna kemerahan di langit wilayah utara Cianjur tersebut.

"Awalnya terdengar suara dentuman keras. Kemudian ada cahaya berwarna kemerahan. Kebetulan saya dan keluarga sedang di teras, jadi terdengar dan terlihat jelas suara dentuman serta cahayanya," ujar salah seorang warga Cipanas, Cianjur, Wildan Fadilah (20) awal pekan ini.

Dia menerangkan warga- warga langsung berhamburan keluar rumah usai mendengar suara dentuman keras tersebut.

"Warga panik, khawatir terjadi sesuatu. Sekitar setengah jam warga siaga di luar rumah, tapi akhirnya kembali masuk setelah merasa aman," kata dia.

Senada, Febriyanti (16) yang merupakan warga Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Cianjur juga mengaku mendengar suara dentuman dan cahaya kemerahan tersebut. Ia mengaku khawatir dengan peristiwa tersebut.

"Saya di dalam rumah, tapi dari jendela kelihatan cahaya kemerahan setelah suara dentuman. Sampai sekarang jadi khawatir, karena belum tahu suara dan cahaya apa," kata dia.

Analisis PVMBG dan BMKG

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan analisis sementara perihal dentuman dan kilatan cahaya misterius itu. Namun, kedua lembaga itu sama-sama mengonfirmasi masih meneliti lebih lanjut.

Penyelidik Bumi Utama PVMBG Supartoyo mengatakan dentuman dan cahaya kemerahan di langit itu diduga dipicu oleh fenomena energi elektromagnetik.

"Diduga berkaitan dengan fenomena atmosfer dan geofisika," kata dia, Selasa kemarin seperti dikutip dari detikJabar.

"Untuk pemicunya belum tahu, karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya memicu hal ini," kata dia.

Sementara itu, Kepala BMKG Jabar Teguh Rahayu mengatakan pada Senin malam lalu tidak terjadi aktivitas kegempaan dan petir di sekitar lokasi Puncak itu.

"Berdasarkan data dari BMKG Bandung tidak ada aktivitas kegempaan dan petir yang tercatat di daerah tersebut," ucap dia.

Menurut dia, kejadian dentuman dan cahaya misterius itu disebabkan oleh aktivitas manusia.

"Kejadian tersebut bisa diakibatkan dari aktivitas buatan manusia," kata dia.

Di sisi lain, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Iwan Karyadi mengatakan pihaknya masih menelusuri informasi suara dentuman dan cahaya di kawasan Puncak yang membuat warga resah.

"Kami sedang cari info. Sumber dentuman dan cahayanya dari mana. Kami harap warga tetap tenang. Tidak boleh panik, tapi tetap waspada," katanya.

Baca berita lengkapnya di sini, di sini, dan di sini.

(kid/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |