Francisco Cerundolo Akui Lalui Masa Berat Sebelum Turun Di Queen’s Club

1 hour ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Francisco Cerundolo memenangkan gelar turnamen ATP level 500 pertama dalam kariernya di Queen’s Club Championships musim 2026.

Petenis berkebangsaan Argentina mengalahkan petenis AS, Tommy Paul di final Queen’s Club Championships terpanjang dalam sejarah sampai sejauh ini setelah bertahan selama 3 jam 2 menit. Ia pun memenangkan gelar kedua pada musim 2026 setelah ia memenangkan gelar Argentina Open awal musim ini.

Namun, setelah memenangkan dua gelar pada musim ini, petenis berusia 27 tahun baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia kesulitan menghadapi tuntutan emosional dari dunia tenis profesional.

Kepada ESPN, Cerundolo menyatakan, “Saya mengalami masa-masa yang sangat menyulitkan di Roland Garros. Saya tidak berada dalam kondisi yang baik, saya merasa tidak cocok dengan tenis dan kehidupan.”

“Itu sesuatu yang merupakan bagian dari dunia olahraga profesional dan terjadi kepada banyak petenis, tetapi orang-orang tidak selalu memahaminya karena mereka berpikir kami adalah mesin.”

“Dalam profesi kami, anda melalui hari yang buruk dan semua orang mengetahuinya. Anda terekspos.”

“Ketika saya kembali ke Buenos Aires, saya beristirahat selama beberapa pekan karena saya harus mundur beberapa langkah dan mendapatkan kembali keinginan untuk berkompetisi. Saya tidak memiliki ekspektasi di grass-court. Saya kalah di setiap set dalam latihan, meskipun setiap hari saya merasa saya bermain dengan sedikit lebih baik.”

“Pada akhirnya, saya berhasil berkompetisi dengan spektakuler, mengalir seolah-olah itu adalah permukaan yang alami bagi saya.”

Perjalanan memenangkan gelar Queen’s Club Championships tidak berjalan mulus bagi petenis berkebangsaan Argentina, setelah dari lima pertandingan yang ia lakoni, hanya satu yang berakhir dengan dua set.

Pertandingan tersebut adalah pertandingan melawan petenis AS, Jenson Brooksby di babak kedua, setelah di babak kedua ia harus melalui tiga set melawan petenis AS lain, Aleksandar Kovacevic.

Usai menundukkan petenis tuan rumah, Arthur Fery di perempatfinal, ia harus bangkit setelah kecolongan set pertama, baik di semifinal maupun di final. Ia memperlihatkan daya juang luar biasa demi bangkit melawan petenis AS, Brandon Nakashima di semifinal sebelum melumpuhkan juara di Queen’s Club musim 2024, Paul di final.

Cerundolo kini akan berkompetisi di Eastbourne Open jelang bertanding di Grand Slam ketiga musim ini, Wimbledon.

Artikel Tag: wimbledon, queen`s club championships, francisco cerundolo

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/francisco-cerundolo-akui-lalui-masa-berat-sebelum-turun-di-queens-club

Read Entire Article
Sports | | | |