Francesco Bagnaia Mulai Inkonsisten, Era Keemasannya Sudah Lewat?

5 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Performa Francesco Bagnaia di MotoGP 2026 kembali menjadi sorotan. Mantan pembalap Carlos Checa menilai sang juara dunia sudah tidak berada di level terbaiknya.

Penampilan Francesco Bagnaia di MotoGP 2026 terus menuai kritik, meski sempat menunjukkan tanda kebangkitan di seri Amerika Serikat. Ia berhasil finis kedua pada sprint race, namun kembali kehilangan performa di balapan utama hingga harus puas di posisi ke-10.

Situasi ini menjadi perhatian serius, terutama karena Bagnaia sempat tampil dominan dalam beberapa musim sebelumnya. Dalam periode 2022 hingga 2024, pembalap Ducati itu mencatatkan 25 kemenangan dari 59 balapan, sebuah statistik impresif yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu rider terbaik saat itu.

Namun tren tersebut kini berubah drastis. Dalam 25 balapan terakhir, Bagnaia hanya mampu meraih dua kemenangan. Bahkan, ia juga kesulitan menjaga konsistensi dengan belum mencatat podium beruntun sejak pertengahan musim lalu.

Mantan pembalap Carlos Checa menilai penurunan ini cukup signifikan. Ia menyebut bahwa performa Bagnaia saat ini harus dinilai berdasarkan standar terbarunya, bukan masa kejayaan sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan dirinya saat memimpin kejuaraan dunia, jelas ada jarak yang cukup besar. Saat ini, inkonsistensi menjadi masalah utama,” ujar Checa.

Menurutnya, meski Bagnaia tampil cukup baik di awal balapan Amerika dengan start agresif dan posisi yang kompetitif, penurunan performa di akhir lomba menunjukkan adanya masalah yang belum terselesaikan. Salah satu faktor yang kembali muncul adalah degradasi ban belakang, isu yang juga menghantui musim sebelumnya.

Kondisi ini membuat Bagnaia semakin tertinggal dalam persaingan internal Ducati. Dari enam pembalap yang menggunakan motor pabrikan Italia tersebut, ia kini hanya berada di posisi keempat dalam hal performa.

Di tengah situasi tersebut, langkah Aprilia yang dikabarkan telah mengamankan jasa Bagnaia untuk musim 2027 turut menjadi sorotan. Keputusan itu dinilai cukup berisiko, mengingat performa sang pembalap yang belum stabil.

Meski demikian, perubahan tim bisa menjadi titik balik bagi Francesco Bagnaia untuk menemukan kembali performa terbaiknya. Jika tidak, kritik yang menyebut kesuksesannya di masa lalu lebih dipengaruhi oleh keunggulan motor Ducati bisa semakin menguat.

Artikel Tag: ducati, aprilia, francesco bagnaia, carlos checa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-mulai-inkonsisten-era-keemasannya-sudah-lewat

Read Entire Article
Sports | | | |