Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Frances Tiafoe mengatakan ia membutuhkan “penyegaran” setelah musim 2025 yang mengecewakan dan saat itu ia memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan dalam latihan dan dietnya, termasuk mengurangi alkohol dan makanan cepat saji.
Setelah mencapai semifinal Grand Slam untuk kali kedua dalam kariernya di US Open musim 2024 dan mengakhiri musim tersebut sebagai petenis peringkat 18 dunia, ia sangat kesulitan dengan performa dan konsistensinya di paruh pertama musim 2025. Selain menjadi runner up di Houston, ia sebagian besar tersingkir dari turnamen di babak awal.
Paruh kedua musim tersebut tidak lebih baik. Setelah kalah dari petenis berkebangsaan Jerman, Yannick Hanfmann di babak pertama Japan Open, Tokyo - yang menandai kekalahan kelimanya secara beruntun - mantan petenis peringkat 10 dunia memutuskan untuk mengakhiri musim 2025.
Bahkan sebelum mengakhiri musim tersebut, petenis berusia 28 tahun berpisah dengan pelatih David Witt dan Jordi Arconada, serta meninggalkan beberapa anggota tim lainnya. Dan saat ia membuat rencana tentang bagaimana bangkit kembali pada musim 2026, petenis yang telah dua kali melakoni semifinal US Open sebanyak dua kali membuat beberapa pilihan sulit yang diyakininya akan bermanfaat bagi kariernya.
“Saya perlu melakukan hal-hal sulit lagi. Saya perlu bersemangat untuk melakukan pekerjaan, untuk hadir setiap hari, dan benar-benar mengerahkan kemampuan. Saya hanya perlu berbelok ke kiri, mengubah sesuatu, karena apa yang saya lakukan sebelumnya tidak cukup,” papar Tiafoe di The Changeover Podcast.
“Saya tidak minum alkohol selama sekitar dua setengah bulan, lalu saya pergi ke Australia, jadi itu berubah menjadi sekitar empat setengah bulan. Tidak ada makanan curang, tidak ada hal-hal semacam itu. Hanya fokus. Saya merasa jauh lebih baik, jauh lebih langsing, dan jauh lebih konsisten dari hari ke hari.”
Upaya petenis yang telah mengantongi tiga gelar telah membuahkan hasil karena penampilannya di lapangan pada musim 2026 semakin membaik. Pada bulan Februari, ia menjadi runner up di turnamen ATP level 500 di Mexican Open, Acapulco. Ia juga mencapai perempatfinal di Delray Beach Open dan Miami Open. Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan 15-7 pada musim ini.
Petenis yang memulai musim ini dengan menghuni peringkat 30 dunia, telah naik 12 peringkat dan sekarang berada di peringkat 18 dunia.
Pekan ini, Tiafoe memulai musim clay-court di Houston, tempat ia memenangkan gelar tersebut pada musim 2023 dan menjadi runner up pada musim 2024 dan 2025.
Artikel Tag: miami open, us open, frances tiafoe
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/frances-tiafoe-blak-blakan-soal-berhenti-minum-alkohol-usai-musim-berat

5 hours ago
6

















































