Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Situasi Yamaha di MotoGP 2026 semakin panas. Fabio Quartararo memilih tetap vokal mengkritik timnya meski sudah diminta menahan komentar ke publik.
Tekanan besar tengah menghantui Yamaha di awal musim MotoGP 2026. Performa buruk dalam tiga seri pertama membuat tim pabrikan Jepang itu terpuruk di dasar klasemen konstruktor dengan raihan poin yang sangat minim.
Di tengah situasi tersebut, Fabio Quartararo justru menjadi sorotan karena sikapnya yang terus melontarkan kritik terbuka terhadap tim. Padahal, manajemen Yamaha melalui Paolo Pavesio telah memberi sinyal agar para pembalap menyampaikan keluhan secara internal.
Namun, Quartararo tampaknya memilih jalan berbeda. Usai balapan di Circuit of The Americas, Amerika Serikat, ia kembali mengungkapkan kekecewaannya secara terang-terangan. Ia bahkan menyebut tidak menemukan sisi positif dari motor terbaru Yamaha musim ini.
Komentar tersebut mempertegas frustrasi yang dirasakan pembalap asal Prancis itu. Setelah tiga seri, ia hanya mengoleksi enam poin dan terdampar di posisi ke-17 klasemen pembalap. Sementara itu, rekan setimnya, Alex Rins, juga belum mampu berbuat banyak dengan raihan poin yang tak jauh berbeda.
Masalah utama Yamaha disebut berasal dari pengembangan mesin V4 terbaru yang belum kompetitif dibanding rival. Selain itu, perubahan besar pada struktur motor membuat tim harus memulai dari awal dalam menemukan setelan terbaik. Kondisi ini membuat performa Yamaha tertinggal, baik dari segi kecepatan maupun konsistensi.
Situasi semakin terlihat jelas di seri Amerika Serikat, ketika para pembalap Yamaha finis di papan bawah. Bahkan, mereka kesulitan bersaing dengan tim satelit dan pabrikan lain yang sudah lebih matang dalam pengembangan motor.
Pavesio sebelumnya mengakui bahwa Yamaha memahami kekecewaan para pembalap. Namun, ia menilai komunikasi internal lebih penting agar proses perbaikan berjalan efektif tanpa tekanan tambahan dari publik.
Meski begitu, Quartararo tampaknya merasa perlu menyuarakan realitas yang terjadi di lintasan. Baginya, kondisi motor saat ini belum memberikan peluang untuk bersaing di level atas, bahkan sekadar menembus posisi sepuluh besar pun menjadi tantangan berat.
Dengan jeda kompetisi menuju seri Eropa, Yamaha dihadapkan pada tuntutan untuk segera berbenah. Jika tidak, tekanan dari pembalap seperti Quartararo bisa semakin besar dan berpotensi memengaruhi stabilitas tim sepanjang musim.
Artikel Tag: yamaha, fabio quartararo, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/fabio-quartararo-abaikan-peringatan-bos-yamaha-kritik-makin-pedas

4 hours ago
5

















































