Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: Manajer Brighton and Hove Albion, Fabian Hurzeler, angkat bicara setelah timnya kembali menelan kekalahan 0-1 di kandang dari Crystal Palace. Hasil tersebut memperpanjang periode sulit The Seagulls, yang kini hanya meraih satu kemenangan dari 12 pertandingan Premier League terakhir dan mulai terseret ke zona persaingan degradasi.
Situasi makin memanas di akhir laga ketika Fabian Hurzeler menjadi sasaran chant suporter seperti “Kamu tidak tahu apa yang sedang kamu lakukan” dan “Kamu akan dipecat besok pagi”, sebelum stadion diwarnai sorakan kecewa saat peluit panjang dibunyikan.
Menanggapi tekanan tersebut, Hurzeler menegaskan tidak akan lari dari tanggung jawab dan memilih untuk terus bekerja keras. “Sekarang bukan momen untuk membicarakan perasaan pribadi saya,” ujarnya usai pertandingan. “Semua orang bisa membayangkan bagaimana rasanya ketika 25.000 orang menuntut sesuatu dan menyanyikan chant tentang Anda.”
Pelatih asal Jerman itu menilai hanya ada dua pilihan dalam situasi seperti ini. “Ini bukan situasi yang mudah, tapi hanya ada dua opsi: menyerah atau bekerja lebih keras, dan itu selalu pilihan yang saya ambil sepanjang hidup saya,” katanya. “Itulah mengapa saya duduk di sini sekarang, karena saya tidak pernah menyerah. Itu yang akan terus saya lakukan.”
Ia mengakui ini mungkin periode tersulit sepanjang karier kepelatihannya. “Saya pikir ini adalah momen tersulit dalam karier kepelatihan saya, tapi juga momen di mana saya bisa belajar paling banyak dan berkembang paling besar. Saya akan menghadapi situasi sulit ini dan saya akan melewatinya.”
Di tengah kritik yang mengarah kepadanya, Hurzeler menyoroti isu utama yang kini dihadapi timnya, yakni kepercayaan diri dan hasil pertandingan. “Saya selalu berjanji memberikan hati dan jiwa saya untuk klub ini, dan saya akan terus melakukan itu,” tegasnya. “Kami kehilangan kepercayaan diri, dan satu-satunya cara untuk mendapatkannya kembali adalah dengan meraih hasil yang tepat.”
Ia menambahkan bahwa kerja keras menjadi satu-satunya jalan keluar. “Bagaimana caranya? Dengan bekerja keras. Itu satu-satunya opsi yang kami miliki. Kami harus bekerja keras dan tetap lebih erat bersama.”
Sumber di dalam klub menyebutkan tekanan terhadap Brighton meningkat karena tren negatif yang belum juga terhenti, membuat laga-laga berikutnya semakin krusial bagi masa depan tim dan pelatih.
Hurzeler juga menyampaikan pesan langsung kepada para pendukung Brighton. “Ini bukan soal saya secara pribadi. Ini selalu tentang klub,” katanya. “Bagi saya tidak masalah jika mereka mengkritik saya, selama mereka tetap mendukung tim.”
Menurutnya, dukungan suporter sangat dibutuhkan, terutama bagi para pemain muda. “Banyak pemain kami masih muda, banyak yang sedang kesulitan menghadapi situasi ini. Mereka membutuhkan dukungan.”
Artikel Tag: brighton and hove albion, fabian hurzeler
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/fabian-hurzeler-minta-fans-brighton-kritik-dirinya-bukan-tim

9 hours ago
3

















































