Ligaolahraga.com -
Berita Liga Italia: Eks striker Juventus dan Lazio, Paolo di Canio menyoroti perbedaan besar antara Cristian Chivu dan Simone Inzaghi sebagai pelatih Inter Milan menjelang pertandingan akbar Nerazzuri melawan Bianconeri akhir pekan ini.
Eks striker Biancocelesti, Paolo Di Canio berpendapat bahwa Inter Milan telah mengalami transformasi yang jelas di era kepelatihan Cristian Chivu sembari memuji bahwa pelatih tersebut telah membangun kembali mentalitas, komunikasi dan taktik timnya.
Berbicara menjelang Derby d’Italia, eks striker tersebut mengatakan bahwa Inter secara bertahap menyerap prinsip-prinsip pelatih mereka setelah keraguan di awal. Memang, mereka telah berkembang menjadi tim yang mampu mengendalikan pertandingan dan mengalahkan lawan dengan penuh otoritas.
Menurut Di Canio, perubahan paling signifikan adalah secara psikologis, seperti yang dilaporkan FCInterNews.
Di Canio berpendapat bahwa Chivu telah memperkenalkan mentalitas yang lebih langsung dan intensitas yang lebih tinggi, sambil menuntut kejelasan dan ketegasan dari para gelandangnya.
Hasilnya adalah tim yang lebih agresif dalam transisi dan lebih tanpa ampun begitu momentum berbalik menguntungkan mereka.Ia juga menekankan bahwa peningkatan komunikasi internal dan eksternal telah menciptakan kepercayaan kolektif yang lebih kuat.
Menjelaskan bahwa setelah kesulitan yang dialami di awal kepelatihan Chivu menurutnya Inter telah berkembang dan mulai menyerap pemikiran pelatih mereka sembari menegaskan bahwa Chivu telah mengenalkan mentalitas baru, permainan menyerang yang lebih cepat dan tekanan yang lebih tinggi.
Ia menambahkan bahwa para gelandang diminta untuk meninggalkan hal-hal yang tidak perlu dan lebih mengutamakan tekad dan perubahan. Perubahan ini yang membantu Inter memenangkan pertandingan.
Sementara membandingkan era kepelatihan sebelumnya, Di Canio mengatakan perbedaan terbesar ada pada kepemimpinan. “Komunikasi baik internal maupun eksternal benar-benar berbeda.” Ia mengkritik
Dia mengkritik narasi sebelumnya tentang ekspektasi yang rendah, dengan berpendapat bahwa Chivu justru mengingatkan para pemain, “kita adalah Inter… kita harus berjuang untuk mencapai semua tujuan kita.”
Ia juga menyoroti kedalaman lini serang, mencatat bahwa para penyerang muda membawa semangat dan mendorong para pemain inti, menciptakan lingkungan kompetitif yang memperkuat tim. Pada akhirnya, ia percaya kualitas lini tengah Inter dan umpan silang Dimarco memberikan banyak solusi serangan. Oleh karena itu, ia memperingatkan bahwa ketika Nerazzurri menemukan ruang, “Inter dalam serangan akan menyakiti Anda, jauh lebih daripada Atalanta atau Lazio.”
Artikel Tag: lazio, inter milan, paolo di canio
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/eks-striker-lazio-bahas-perbedaan-chivu-dan-inzaghi-di-inter-milan

2 hours ago
2

















































