Ligaolahraga.com -
Atlet Norwegia, Tormod Frostad, meraih medali emas nomor freeski big air putra dalam persaingan dramatis pada Olimpiade Musim Dingin Milan‑Cortina 2026, Selasa (17/2), di Livigno.
Kemenangan tersebut menjadi gelar internasional terbesar dalam kariernya sejauh ini.
Tormod Frostad tampil konsisten sejak awal final dengan mencatat skor 95,25 pada lompatan pertama dan 97,00 pada percobaan kedua.
Dua nilai tinggi tersebut menempatkannya di posisi terdepan menjelang lompatan terakhir dalam format kompetisi yang menghitung dua skor terbaik dari tiga percobaan.
Persaingan memuncak pada run ketiga ketika atlet Amerika Serikat, Mac Forehand, melesat ke posisi pertama berkat skor 98,25 poin lewat trik berisiko tinggi yang memadukan putaran dan salto.
Nilai tersebut memaksa Frostad untuk melampaui skor lompatan pertamanya demi memastikan medali emas.
Dalam tekanan tinggi, atlet berusia 23 tahun itu justru mencatatkan performa terbaiknya.
Tormod Frostad memperoleh skor 98,50 poin — nilai individu tertinggi sepanjang final — sekaligus memastikan kemenangan dengan total 195,50 poin.
Forehand harus puas dengan medali perak, sementara medali perunggu diraih atlet Austria, Matej Svancer.
“Pada lompatan terakhir saya sudah sangat senang dengan performa saya, dan masih sedikit terkejut. Saya melakukannya untuk bersenang-senang dan semuanya berjalan sempurna,” kata Frostad setelah pertandingan.
Kompetisi final yang diikuti 12 atlet itu berlangsung dalam kondisi cuaca menantang.
Salju lebat sempat menunda jadwal lomba sekitar 15 menit, dan kondisi tersebut memengaruhi beberapa nomor freestyle skiing serta snowboard sepanjang pekan di kawasan pegunungan Alpen Italia.
Meski demikian, para peserta tetap mampu menampilkan trik inovatif.
Frostad menarik perhatian juri dengan variasi “nose butter” yang dipadukan dengan rotasi kompleks dan arah lepas landas yang tidak biasa, memperlihatkan kreativitas sekaligus kontrol teknik tingkat tinggi.
Menjelang Olimpiade ini, Frostad hanya memiliki satu kemenangan Piala Dunia. Namun performanya di Livigno menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam aspek kreativitas trik yang menjadi faktor penting dalam penilaian freeski big air modern.
Juara Olimpiade sebelumnya, Birk Ruud, menilai kemenangan rekan senegaranya tersebut sebagai bukti bahwa inovasi tetap menjadi kunci dalam olahraga freestyle.
Ia menegaskan bahwa progresi cabang olahraga ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah rotasi, tetapi juga gaya dan orisinalitas.
Final big air putra di Milan-Cortina ini disebut banyak atlet sebagai salah satu kompetisi paling berkesan dalam beberapa tahun terakhir, dengan selisih nilai yang tipis serta sejumlah trik baru yang berhasil diperagakan di panggung Olimpiade.
Bagi Tormod Frostad, kemenangan ini menandai tonggak penting dalam kariernya sekaligus membuka peluang untuk menjadi salah satu atlet freeski paling berpengaruh pada generasi berikutnya.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/dramatis-tormod-frostad-raih-emas-big-air-putra-di-olimpiade-milan-cortina

8 hours ago
3

















































