Diklaim Sebagai Petenis Terbaik, Ini Pandangan Alexander Zverev

5 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev berhasil memenangkan gelar Grand Slam kedua dalam kariernya sekaligus musim 2026 di US Open.

Usai memenangkan gelar French Open musim ini, petenis peringkat 2 dunia menggandakan koleksi gelar Grand Slam setelah ia membungkam petenis AS, Ben Shelton di final US Open dengan empat set.

Petenis berusia 29 tahun pun kini menjadi satu-satunya petenis putra yang memenangkan gelar Grand Slam lebih dari satu pada musim ini, dengan dua rival terdekatnya, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz masing-masing memenangkan satu Grand Slam.

Dengan hal tersebut, petenis yang telah dua kali menjuarai ATP Finals ditanya apakah ia mempertimbangkan dirinya sendiri sebagai petenis terbaik dunia saat ini.

“Saya tidak tahu bagaimana menjawab itu. Anda harus melihat semua hal sebagai pertimbangan,” jawab Zverev.

“Dengan Jannik cedera, Carlos baru kembali dari cedera setelah 4 bulan, untuk saat ini, mungkin ya. Saat keduanya sehat, keduanya berada di puncak permainan mereka? Mungkin tidak. Tetapi jika kita mengatakan saat ini, dengan Jannik cedera dan Carlos kembali dari cedera, mungkin.”

Petenis peringkat 1 dunia, Sinner terpaksa melewatkan US Open karena cedera, sementara Alcaraz melakoni turnamen pertama sejak bulan April di Flushing Meadows, New York setelah cedera melanda.

Sementara banyak pihak yang memberinya ucapan selamat atas kemenangan Grand Slam teranyarnya, beberapa berpendapat bahwa ia mungkin tidak akan memenangkan keduanya jika rival terberatnya berada dalam kondisi terbaik.

Petenis berkebangsaan Jerman pun agak menerima hal tersebut.

“Empat atau lima bulan lalu, ketika keduanya buggar, saya bukan petenis terbaik dunia. Saya kalah dari Jannik di sepanjang waktu.” Ingat Zverev. “Jika semuanya sehat, saya pikir Jannik masih unggul. Sesederhana itu.”

Peraih medali emas Olimpiade tahun 2021 di Tokyo mencatatkan 0-5 dalam head to head melawan Sinner musim ini, dengan hanya memenangkan satu set, yaitu melalui babak tiebreak di final Wimbledon. Ia lebih kompetitif dalam kekalahannya dari Alcaraz di Australian Open, tetapi rekor tersebut tetap tidak memberikan citra yang terlalu gemilang baginya.

Untungnya bagi Zverev, ia tidak menghadapi Alcaraz atau Sinner dalam perjalanannya meraih dua gelar Grand Slam musim ini. Hal tersebut membantunya mengungguli petenis berkebangsaan Spanyol dan memangkas selisih poin dengan petenis berkebangsaan Italia hingga tersisa 2.000 poin dalam peringkat dunia.

Artikel Tag: french open, us open, alexander zverev, jannik sinner, carlos alcaraz

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/diklaim-sebagai-petenis-terbaik-ini-pandangan-alexander-zverev

Read Entire Article
Sports | | | |