Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Rencana Liberty Media menghadirkan rider cadangan di MotoGP memicu perdebatan. Bos Ducati, Davide Tardozzi, menjadi salah satu pihak yang terang-terangan menolak karena dinilai tidak realistis.
Wacana menghadirkan rider cadangan permanen di MotoGP mulai mencuat sejak Liberty Media mengambil alih pengelolaan kejuaraan. Ide ini disebut terinspirasi dari Formula 1, yang memang sudah lama menerapkan sistem serupa untuk mengantisipasi absennya pembalap utama.
Namun, Direktur Ducati, Davide Tardozzi, menilai konsep tersebut belum layak diterapkan di MotoGP. Ia menyebut banyak faktor yang membuat kebijakan ini sulit diwujudkan, terutama dari sisi finansial dan ketersediaan pembalap berkualitas.
“Memang benar ada usulan agar setiap tim memiliki rider cadangan di setiap grand prix. Tapi menurut saya itu tidak realistis,” ujar Tardozzi.
Ia juga menambahkan, “Saat ini ada banyak prioritas lain yang lebih penting. Apakah benar ada cukup banyak pembalap di luar grid yang siap bersaing di level MotoGP?”
Selama ini, peran pengganti pembalap sebenarnya sudah diisi oleh test rider. Nama-nama seperti pembalap uji sering kali turun balapan ketika rider utama cedera. Namun fungsi utama mereka tetap sebagai pengembang motor, bukan untuk siap balapan setiap saat.
Dorongan Liberty Media muncul karena meningkatnya jumlah cedera dalam beberapa musim terakhir. Situasi ini terkadang membuat tim kesulitan mencari pengganti yang kompetitif dalam waktu singkat.
Meski begitu, tidak semua pembalap sepakat dengan ide tersebut. Alex Rins, salah satu rider Yamaha, juga menyampaikan keberatannya. Ia menilai peran rider cadangan akan menjadi beban tersendiri, terutama bagi pembalap yang harus hadir di sirkuit tanpa kepastian tampil.
“Saya pernah datang ke balapan dalam kondisi cedera dan tahu tidak akan turun. Itu sangat sulit. Jadi kalau harus datang hanya untuk berjaga tanpa balapan, saya tidak akan melakukannya,” kata Rins.
Selain soal mental, faktor waktu dan kehidupan pribadi juga jadi pertimbangan. Rider cadangan harus tetap mengikuti jadwal penuh MotoGP yang padat, meski kemungkinan besar tidak akan turun ke lintasan.
Perdebatan ini menunjukkan perbedaan karakter antara MotoGP dan Formula 1. Jika F1 menekankan struktur tim yang lebih besar dan sistem cadangan yang mapan, MotoGP masih mengedepankan fleksibilitas serta peran test rider.
Dengan perubahan regulasi besar yang akan datang pada MotoGP 2027, termasuk mesin baru, fokus tim tampaknya masih tertuju pada pengembangan teknis. Wacana rider cadangan pun kemungkinan belum akan menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Artikel Tag: ducati, davide tardozzi, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/davide-tardozzi-tolak-ide-liberty-media-soal-rider-cadangan-motogp

2 hours ago
8

















































