Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: David Moyes menegaskan keyakinannya bahwa Thierno Barry memiliki semua atribut untuk berkembang menjadi striker yang terbukti di Premier League, meski awal kariernya bersama Everton belum berjalan mulus.
Penyerang berusia 23 tahun itu baru mencetak tiga gol sejak didatangkan dari Villarreal dengan nilai transfer £27 juta pada musim panas lalu. Catatan tersebut membuat Everton masih kesulitan menemukan konsistensi gol, terlebih Beto yang lebih berpengalaman juga belum tampil tajam.
Situasi ini mendorong David Moyes mempertimbangkan mendatangkan striker tambahan pada bursa transfer Januari. Harapannya, pemain baru tersebut bisa mengurangi tekanan terhadap Barry, sekaligus menjadi sosok panutan bagi sang striker muda di musim pertamanya di Inggris.
Barry merupakan salah satu rekrutan awal Everton pada musim panas yang sibuk. Moyes menegaskan bahwa transfer tersebut merupakan keputusan internal klub, bukan rekomendasi dari struktur rekrutmen lama. “Itu datang dari kami,” ujar Moyes. “Kami membayar £27 juta dan sejujurnya itu bukan angka besar untuk seorang penyerang tengah.”
David Moyes menjelaskan bahwa keterbatasan dana memaksa The Toffees bergerak cepat. Klub tidak memiliki kemampuan finansial untuk merekrut striker mapan dengan harga £50–60 juta, apalagi tanpa daya tarik kompetisi Eropa.
“Kami harus bergerak lebih awal untuk mendapatkan striker muda,” lanjutnya. “Dia mencetak 14 atau 15 gol di musim pertamanya di La Liga. Kalau kami menunggu satu musim lagi dan dia mengulanginya, mungkin dia tidak akan datang ke Everton atau harganya sudah jauh berbeda.”
Meski demikian, Moyes mengakui Barry masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Statusnya sebagai pemain asing yang baru menjalani musim perdana di Premier League menjadi pertimbangan penting. “Kami butuh dia untuk melangkah ke level berikutnya, tapi ini musim pertamanya di Premier League. Masih ada ruang baginya untuk berkembang,” kata Moyes.
Tanda-tanda peningkatan mulai terlihat. Thierno Barry mencetak gol dalam dua laga beruntun di sekitar pergantian tahun, termasuk gol penentu kemenangan atas Nottingham Forest dan satu gol hiburan saat kalah dari Brentford. Namun, Everton menilai proses adaptasi tersebut belum sepenuhnya terbantu oleh performa lini depan secara keseluruhan.
Karena itu, Moyes tetap membuka peluang mendatangkan striker pada Januari, meski klub berhati-hati agar tidak menghamburkan dana yang lebih dibutuhkan pada bursa musim panas. The Toffees hanya akan bergerak jika pemain yang tersedia benar-benar meningkatkan kualitas skuad. Nama Youssef En-Nesyri masuk radar, meski hanya realistis jika berstatus pinjaman. Selain itu, Tammy Abraham dan Callum Wilson juga sempat dipertimbangkan sebagai opsi.
Sejak awal, Everton memahami bahwa Thierno Barry adalah proyek jangka menengah, bukan solusi instan. Klub menginginkan striker muda dengan potensi besar, meski harus menerima risiko performa yang belum stabil. “Kami membawanya ke sini karena fisiknya, kemampuannya di udara, kerja kerasnya tanpa bola, dan catatan golnya musim lalu,” jelas Moyes. “Dia masih muda, pemain timnas Prancis U-21, dan ada banyak hal positif tentang potensinya.”
Moyes pun menyadari bahwa dengan keterbatasan finansial, Everton harus berani mengambil risiko. “Sebagai manajer, terkadang Anda harus mengambil keputusan seperti ini. Beberapa di antaranya adalah perjudian, dan dalam kondisi kami, itu adalah risiko yang harus diambil,” pungkasnya.
Artikel Tag: David Moyes, thierno barry, Everton
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/david-moyes-yakin-thierno-barry-bisa-jadi-striker-top-premier-league

3 hours ago
2

















































