Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Daniil Medvedev menampilkan momen brilian tepat saat ia sangat membutuhkannya di perempatfinal Italian Open, Roma musim 2026.
Juara Italian Open musim 2023 berjuang habis-habisan demi melumpuhkan lucky loser asal Spanyol, Martin Landaluce dengan 1-6, 6-4, 7-5 demi melaju ke semifinal dan berduel melawan petenis peringkat 1 dunia, Jannik Sinner.
Tertinggal dengan 2-3 di set penentu melawan petenis berusia 20 tahun, Landaluce, petenis unggulan ketujuh melepaskan pukulan backhand winner yang menakjubkan demi mematahkan servis lawan dan merebut kembali momentum di perempatfinal yang digelar di Campo Centrale, Roma.
Pukulan tersebut memicu kebangkitan juara US Open musim 2021 yang memenangkan lima dari tujuh game terakhir demi kembali ke semifinal di Roma untuk kali pertama sejak mengangkat trofi kemenangan di turnamen Masters 1000 tersebut pada musim 2023.
Meskipun gagal memanfaatkan tiga peluang match point pertama saat dengan servis di tangannya pada kedudukan 5-4 di set penentu, petenis peringkat 9 dunia berjuang keras untuk meraih kemenangan dramatis, hingga akhirnya melewati garis finis pada percobaan keempat setelah 2 jam 22 menit.
“Ia bermain dengan luar biasa di awal,” komentar Medvedev tentang Landaluce. “Jika ia bermain seperti itu di set pertama setiap pertandingan, ia akan berada di peringkat 5 besar pada akhir musim, di Turin. Saat masih muda, sulit untuk memainkan pertandingan penuh seperti itu, jadi saya hanya berjuang. Saya senang bisa mengamankan kemenangan.”
Petenis berusia 20 tahun, Landaluce tampak sepenuhnya mengendalikan permainan di awal, menghasilkan set pembuka yang klinis dengan pukulan-pukulan winner yang tajam dan dropshot yang dieksekusi dengan baik untuk merebut keunggulan.
Meskipun petenis berusia 30 tahun secara bertahap mulai memukul bola dengan lebih bertenaga dari kedua sisi lapangan dan meningkatkan level permainan di set kedua, momentum tampaknya bergeser kembali ke arah Landaluce di set penentu.
Petenis berkebangsaan Spanyol merebut kembali inisiatif setelah petenis unggulan ketujuh membuka set ketiga dengan tiga pelanggaran ganda yang merugikan dan memberikan break awal. Tetapi tepat ketika petenis berkebangsaan Spanyol mengancam untuk menjauh, petenis unggulan ketujuh menemukan semangatnya. Pengembalian winner yang menakjubkan di game keenam kembali membangkitkan tantangannya dan mengubah dinamika pertandingan.
Sejak saat itu, Medvedev mengandalkan pengalaman untuk menyelesaikan usahanya untuk bangkit dalam pertandingan yang penuh drama dan juga diwarnai penundaan hujan selama 14 menit di set kedua.
Dengan kemenangan di perempatfinal Italian Open sekaligus kemenangan ke-50 di turnamen clay-court, petenis unggulan ketujuh mengamankan satu tempat di semifinal turnamen Masters 1000 kesepuluh dalam kariernya sekaligus semifinal kedua di turnamen level tersebut pada musim ini setelah Indian Wells Open.
Ganjaran bagi Medvedev yang telah memenangkan dua gelar pada musim ini adalah laga semifinal melawan petenis unggulan pertama, Sinner yang saat ini mengantongi 32 kemenangan beruntun di turnamen Masters 1000. Petenis favorit tuan rumah sampai saat ini unggul dalam head to head mereka dengan 9-7.
Artikel Tag: italian open, daniil medvedev, jannik sinner
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/daniil-medvedev-terseok-seok-tapi-siap-duel-kontra-jannik-sinner-di-roma

9 hours ago
9

















































