Ligaolahraga.com -
Berita Tinju: Terence Crawford memberikan pandangannya mengenai alasan mengapa pertarungan besar antara Saul “Canelo” Alvarez dan David Benavidez belum pernah benar-benar terwujud hingga saat ini.
Selama beberapa tahun terakhir, Benavidez dikenal sebagai penantang paling vokal yang menuntut kesempatan menghadapi Alvarez di kelas super middleweight. Saat itu, Benavidez memegang status juara interim WBC dan terus mendesak agar diberi peluang menantang Alvarez yang berstatus juara dunia tak terbantahkan di divisi 168 pon.
Meski tekanan publik terus meningkat, duel tersebut tak pernah terjadi. Situasi itu memunculkan berbagai spekulasi dari penggemar tinju, termasuk tudingan bahwa Alvarez menghindari pertarungan melawan petinju berjuluk “The Mexican Monster” tersebut.
Sementara itu, karier kedua petinju mulai bergerak ke arah berbeda. Benavidez memutuskan naik ke kelas light heavyweight pada 2024. Di divisi baru itu, ia kemudian dipromosikan menjadi juara dunia penuh WBC sebelum mempertahankan gelarnya lewat kemenangan TKO ronde ketujuh atas Anthony Yarde pada November lalu.
Kini Benavidez bahkan menargetkan prestasi lebih tinggi dengan mencoba merebut sabuk juara kelas cruiserweight milik Gilberto Ramirez pada 2 Mei di T-Mobile Arena, Las Vegas. Jika berhasil, petinju berusia 29 tahun itu akan menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda.
Di sisi lain, Canelo Alvarez tetap menjadi salah satu figur terbesar dalam dunia tinju. Meski sempat kehilangan status juara tak terbantahkan, ia sempat merebut kembali gelar tersebut sebelum akhirnya kalah angka dari Terence Crawford dalam pertarungan besar pada September tahun lalu.
Crawford yang pernah berbagi ring dengan Alvarez pun memberikan pandangannya mengenai alasan duel Alvarez melawan Benavidez tak pernah terjadi. Dalam wawancara bersama Joe Rogan, Crawford menilai faktor ukuran tubuh menjadi salah satu pertimbangan utama.
“Saya rasa Canelo memahami seberapa besar tubuh Benavidez saat masuk ke ring,” ujar Crawford.
Ia menilai Benavidez memiliki keuntungan fisik yang cukup signifikan dibandingkan Alvarez.
“Benavidez petarung yang sangat bagus, tapi dia juga besar dan tinggi. Mungkin Canelo berpikir, ‘Mengapa saya harus menghadapi petarung yang secara fisik jauh lebih besar saat hari pertandingan?’,” lanjutnya.
Meski begitu, Crawford tetap menilai kemampuan teknis Alvarez sangat tinggi. Menurutnya, sepanjang kariernya petinju asal Meksiko itu sudah berkali-kali mengalahkan lawan yang secara ukuran lebih besar.
“Canelo sebenarnya bukan petinju yang besar untuk divisinya. Tapi sepanjang karier dia sudah melawan petinju yang lebih besar dan mampu mengalahkan mereka dengan skill,” kata Crawford.
Ia juga menyinggung bahwa hubungan personal antara kedua petinju mungkin turut memengaruhi situasi tersebut.
“Saya juga rasa sikap Benavidez yang cukup keras kepadanya mungkin membuat Canelo memilih mencari lawan lain,” tambah Crawford.
Saat ini Canelo Alvarez dikabarkan akan menjalani pertarungan perebutan gelar dunia di Riyadh, Arab Saudi pada September mendatang. Sementara Benavidez terus berupaya membangun warisan kariernya dengan menaklukkan divisi-divisi baru.
Artikel Tag: tinju dunia, canelo Álvarez, david benavidez, terence crawford, tinju kelas menengah super
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/crawford-ungkap-alasan-canelo-alvarez-hindari-benavidez

6 hours ago
3

















































