Ligaolahraga.com -
Constantin Ursu akan menjalani salah satu pertandingan penting dalam kariernya ketika mempertahankan gelar welterweight Inggris menghadapi sesama petinju kidal Ben Vaughan di O2 Arena, London, Sabtu (29/8) malam.
Pertarungan tersebut menjadi pertahanan pertama gelar Inggris milik Ursu sekaligus pertahanan ketiga gelar Commonwealth.
Duel berlangsung dalam kartu yang dipimpin pertarungan kelas berat antara Moses Itauma dan Filip Hrgovic.
Enam bulan sebelumnya, Constantin Ursu mencatat sejarah di Vaillant Live Arena, Derby, dengan menjadi petinju kelahiran Moldova pertama yang merebut gelar juara Inggris.
Ia mengalahkan Owen Cooper melalui keputusan angka dalam perebutan gelar welterweight yang saat itu kosong.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Ursu dan membuatnya mendapatkan perhatian lebih besar setelah pertarungan disiarkan DAZN. Namun, petinju kidal tersebut mengaku tidak melakukan perayaan khusus setelah kemenangan penting itu.
"Merayakan? Untuk apa? Saya tidak merayakan apa pun. Mengapa harus? Sepertinya saya hanya makan McDonald's setelahnya," kata Ursu.
Setelah kembali ke Plymouth, Ursu dan pelatihnya, Marlee Dean, langsung membicarakan pertarungan berikutnya.
Hanya beberapa hari kemudian, ia kembali ke London untuk menandatangani kontrak promosi dengan Queensberry Promotions milik Frank Warren.
Kesepakatan tiga pertarungan tersebut menjadi titik penting lainnya dalam karier Ursu.
Untuk pertama kalinya sejak menjadi petinju profesional, ia akhirnya mendapatkan bayaran dari olahraga yang selama ini ditekuninya.
"Saya sudah menjalani 14 pertarungan sebelum melawan Cooper dan mendapatkan nol pound. Ketika akhirnya diberi uang, rasanya aneh, seperti tidak nyata," ujar Ursu.
Ia bahkan sempat ragu menggunakan uang tersebut karena selama ini seluruh pemasukan yang didapat selalu kembali diinvestasikan untuk karier tinjunya.
"Saya melihat uang di rekening dan bertanya, 'Apakah saya boleh menyentuh uang ini?' Mereka mengatakan, 'Ya, itu milikmu.' Sekarang saya bisa fokus untuk menjadi lebih baik," katanya.
Ursu dan Dean telah bertahun-tahun bekerja dalam senyap di Plymouth. Kini, investasi waktu dan uang yang mereka keluarkan mulai memberikan hasil.
Persiapan menghadapi Vaughan kali ini juga dilakukan dengan cara berbeda. Jika biasanya mereka banyak bepergian ke London untuk menjalani sesi sparring, kali ini sebagian besar kamp latihan berlangsung di Thailand.
Constantin Ursu mengatakan kondisi panas di Thailand membuat persiapannya sangat berat. Ia bahkan menjalani 12 ronde sparring dengan dua lawan berbeda, hanya dengan jeda 30 detik, sebelum melanjutkannya dengan latihan sprint.
Namun, pengalaman tersebut justru membuatnya menikmati pemusatan latihan.
"Ini kamp yang berat, tetapi saya bahkan tidak merasa sedang berada di kamp latihan. Rasanya seperti liburan," ujarnya.
Selama berada di Thailand, Ursu juga berlatih bersama Sifu McInnes, pelatih yang pernah bekerja dengan Tyson Fury.
McInnes memberikan pujian tinggi kepada Ursu dan meyakini petinju tersebut memiliki kemampuan untuk menjadi juara dunia.
"Dia mengatakan saya bisa menjadi juara dunia. Dia melihat saya punya kekuatan, kemampuan, dan otak untuk melakukannya," kata Ursu.
McInnes bahkan membandingkan gaya Ursu dengan mantan juara dunia Thomas Hearns. Ursu kini bertekad membuktikan bahwa pujian tersebut bukan sekadar ucapan.
Artikel Tag: frank warren
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/constantin-ursu-mulai-menikmati-hasil-kerja-keras-di-kelas-welter

4 hours ago
7

















































