Chantelle Cameron Bidik Claressa Shields Usai Kalahkan Mayer

3 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Chantelle Cameron baru saja mencatat salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya setelah mengalahkan Mikaela Mayer melalui keputusan mutlak. Kemenangan tersebut membuat petinju berusia 35 tahun itu menjadi juara dunia terpadu di kelas welter super sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju wanita terbaik saat ini.

Pertarungan yang berlangsung di Birmingham tersebut juga disebut Cameron sebagai malam terbaik dalam perjalanan kariernya. Namun, belum lama setelah kemenangan itu, perhatian Cameron sudah tertuju pada tantangan yang lebih besar.

Claressa Shields langsung menyatakan keinginannya untuk menghadapi Cameron setelah pertandingan. Kedua kubu bahkan telah memulai pembicaraan mengenai kemungkinan pertarungan tersebut.

Masalahnya, kontrak Cameron dan Mayer memiliki klausul rematch. Cameron mengakui Mayer memiliki peluang untuk menggunakan klausul tersebut dan berpotensi mengacaukan rencananya menghadapi Shields.

“Risiko itu memang ada karena ini tinju. Kalau situasinya dibalik, mungkin saya juga harus menunggu jika dia ingin bertarung melawan Claressa Shields,” kata Cameron kepada Boxing News.

“Tetapi Mikaela Mayer tidak menang, saya yang menang. Jadi pemenangnya yang terus maju. Claressa Shields juga sudah mengatakan ingin melawan saya. Mikaela tetap mendapatkan pertandingan ulang, tetapi dia bisa menunggu.”

Cameron sendiri tidak keberatan jika harus kembali menghadapi Mayer. Namun, jika pertandingan ulang benar benar terjadi, ia menginginkan format 10 ronde dengan durasi tiga menit setiap ronde.

Menariknya, Cameron mengaku sempat memperkirakan pertarungan pertama akan berlangsung jauh lebih sulit. Ia merasa beberapa ronde memang berjalan ketat, tetapi secara fisik dirinya mampu menunjukkan keunggulan.

“Saya pikir pertarungannya akan lebih sulit. Beberapa ronde memang ketat, tetapi secara fisik saya merasa lebih kuat. Saya berhasil mendaratkan beberapa pukulan keras dan saya rasa dia merasakan kekuatan pukulan saya,” ujarnya.

Chantelle Cameron bahkan menilai kemenangan atas Mayer lebih berkesan dibandingkan saat dirinya mengalahkan Katie Taylor melalui keputusan mayoritas pada 2023.

“Saya merasa ini jelas lebih baik daripada pertarungan melawan Katie Taylor. Saya selalu tahu bisa mengalahkan Katie. Yang saya pertanyakan hanya apakah saya bisa mengalahkannya di Irlandia,” tutur Cameron.

Menurut Cameron, Mayer merupakan tantangan yang lebih besar karena memiliki keunggulan tinggi badan dan jangkauan. Perselisihan keduanya saat timbang badan juga membuat Cameron tampil dengan motivasi tambahan.

Meski demikian, Cameron mengaku sedikit menyesali sikapnya sepanjang pertandingan. Ia sebenarnya memiliki rasa hormat terhadap Mayer sebelum perseteruan tersebut memanas.

“Saya sedikit kecewa karena sebenarnya saya menyukai Mikaela Mayer. Saya pikir dia orang yang keren dan saya sangat menghormatinya,” kata Cameron.

“Konfrontasi itu memang meningkatkan penampilan saya, tetapi saya merasa berubah menjadi sedikit menyebalkan. Sebelum pertandingan, dia menjulurkan lidah kepada saya. Saya melakukan hal yang sama dan terus berbicara kepadanya saat bertarung. Itu memang menghibur bagi orang lain, tetapi saya tidak yakin perilaku seperti itu menjadi contoh yang baik untuk tinju wanita.”

Terlepas dari kontroversi tersebut, Chantelle Cameron kini berada dalam posisi penting untuk melanjutkan warisannya. Setelah menjadi juara dunia di dua divisi, ia memiliki dua pilihan besar, kembali menghadapi Mayer atau mengambil risiko besar dengan menerima tantangan dari Shields.

Artikel Tag: tinju wanita, claressa shields, kelas welter super, rematch, mikaela mayer, chantelle cameron

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/chantelle-cameron-bidik-claressa-shields-usai-kalahkan-mayer

Read Entire Article
Sports | | | |