Catatan Statistik Jelang Paris Saint-Germain vs Monaco di Liga Champions

6 hours ago 5

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Champions: Paris Saint-Germain dan Monaco akan saling bertemu dalam laga leg kedua Playoff 16 Besar Liga Champions musim 2025-26. Jelang laga ini, pertandingan tersebut menyimpan beberapa catatan statistik dari sejarah kedua tim di kompetisi ini.

Normalnya setiap tim dalam satu musim pasti ada naik turun, tidak terkecuali bagi Paris Saint-Germain dan Monaco. Namun, hal itu justru membuat laga ini akan semakin menarik karena menjanjikan drama, rekor, dan tekanan, yang layak untuk dinantikan.

Sebelum menyaksikan pertandingan tersebut, pembaca setia Ligaolahraga.com patut menyimak lima catatan statistik yang perlu diketahui jelang pertandingan Paris Saint-Germain vs Monaco:

1. Kekalahan Monaco 3-2 melawan PSG di leg pertama adalah kali pertama dalam sejarah kompetisi Eropa utama mereka unggul dua gol dalam sebuah pertandingan lalu kalah – sebelumnya mereka telah memenangkan 39 pertandingan berturut-turut ketika unggul 2 gol atau lebih, sejak hasil imbang 2-2 dengan Feyenoord pada April 1992 di Piala Winners' Cup.

2. Folarin Balogun telah mencetak lima gol dalam enam penampilan terakhirnya di Liga Champions UEFA, sementara lima golnya musim ini merupakan yang terbanyak oleh pemain Monaco sejak 2016-17, ketika Radamel Falcao mencetak lima gol dan Kylian Mbappé mencetak enam gol. Ia juga telah mencetak empat gol dalam lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi melawan PSG.

3. Désiré Doué telah mencetak enam gol dalam enam penampilan terakhirnya di Liga Champions UEFA, semuanya dalam bentuk brace (dua gol dalam satu pertandingan) dalam pertandingan melawan Internazionale (final 2025), Bayer Leverkusen (Oktober 2025) dan di leg pertama melawan Monaco. Gol Doué berikutnya akan menjadi gol ke-10-nya di kompetisi ini, dan ia akan berusia 20 tahun 267 hari pada pertandingan ini – pemain PSG termuda saat ini yang telah mencetak 10 gol di kompetisi Eropa utama adalah Kylian Mbappé (20 tahun 306 hari).

4. Vitinha telah menyelesaikan 100+ operan dalam enam dari sembilan penampilannya di Liga Champions UEFA musim ini untuk PSG. Ini adalah jumlah terbanyak yang dilakukan seorang pemain dalam satu musim sejak Thiago Motta pada 2015-16 (6), juga untuk PSG, sementara satu-satunya pemain yang melakukannya lebih sering tercatat dalam satu musim (sejak 2003-04) adalah Xavi untuk Barcelona pada 2010-11 (9) dan 2012-13 (8).

5. Pada leg pertama, PSG melepaskan 30 tembakan dan menguasai bola sebesar 80,4% – rekor penguasaan bola terbanyak yang pernah dicapai oleh sebuah tim dengan 30+ tembakan dalam pertandingan Liga Champions UEFA yang tercatat oleh Opta sejak musim 2003-04. Angka tersebut juga merupakan penguasaan bola terbanyak yang pernah dicapai sebuah tim dalam pertandingan babak gugur sejak Barcelona melawan Chelsea pada April 2012 di leg kedua semifinal (82,5%).

Artikel Tag: liga champions, paris saint-germain, ucl

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/catatan-statistik-jelang-paris-saint-germain-vs-monaco-di-liga-champions

Read Entire Article
Sports | | | |